Home / Nusantara / Ini Penjelasan Gubernur Bali Soal Prinsip ‘Satu Pulau’ dalam Penanganan Kasus Kesehatan di Kepulauan
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) saat menyampaikan tanggapan terhadap pandangan umum fraksi dalam sidang paripurna DPRD Provinsi Bali. (istimewa)

Ini Penjelasan Gubernur Bali Soal Prinsip ‘Satu Pulau’ dalam Penanganan Kasus Kesehatan di Kepulauan

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Gubernur Bali Wayan Koster mengaku pihaknya sudah menerapkan prinsip ‘satu pulau’ dalam penanganan kasus – kasus kesehatan di kepulauan, di Bali. Penerapan prinsip tersebut baik melalui pembangunan rumah sakit maupun penyediaan sumber daya kesehatan.

Koster menjelaskan hal tersebut saat menyampaikan ‘Tanggapan Gubernur Bali Terhadap Pandangan Umum Fraksi Atas Ranperda Tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali, Ranperda Tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Bali, serta Ranperda Tentang Standar Penyelenggaraan Kesehatan’ dalam sidang paripurna DPRD Provinsi Bali, di Gedung Dewan, Jumat (13/3/2020).

Koster melontarkan hal tersebut menanggapi pertanyaan Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Bali dalam penyampaian Pandangan Umum Fraksi Atas Ranperda Tentang Standar Penyelenggaraan Kesehatan pada sidang paripurna terdahulu. Fraksi Gerindra mempertanyakan terkait bagaimana penerapan prinsip ‘satu pulau’ sehubungan dengan kasus – kasus kesehatan di kepulauan. Fraksi Gerindra juga mempertanyakan, apakah selama ini di seluruh pelayanan kesehatan di Bali belum menganut prinsip satu tata kelola yang baik.

“Berkenan dengan penerapan prinsip ‘satu pulau’ dalam penanganan kasus – kasus (kesehatan) di kepulauan, terutama terkait penyediaan sarana dan prasarana, dapat saya jelaskan bahwa sudah dilaksanakan dengan pembangunan Puskesmas dan Puskesmas Pembantu serta Rumah Sakit di daerah yang diperlukan, seperti RS Pratama di Buleleng, Karangasem, dan Nusa Penida (Klungkung), baik pembangunan fisik maupun sumber daya manusia,” paparnya.

Adapun terkait sumber daya manusia, demikian Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, masih dibantu pemerintah Provinsi Bali.

“Untuk tata kelola pelayanan kesehatan saat ini di Provinsi Bali sudah berjalan cukup baik, dalam pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan, sumber daya manusia, maupun alat kesehatan,” urai Koster, yang juga mantan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI. (KI4)

Check Also

Waspada! Ada Tambahan 15 Kasus Positif Covid-19 di Manggarai Barat

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Masyarakat Manggarai Barat patut waspada. Pasalnya, kasus Covid-19 di ujung barat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *