Home / Peristiwa / Nasional / Ini Hari-hari Penting Jelang Hari Raya Paskah
Yesus disalibkan di Bukit Golgota dalam cuplikan film. (tangkap layar video)

Ini Hari-hari Penting Jelang Hari Raya Paskah

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Jelang Hari Raya Paskah, sesungguhnya ada hari-hari penting dan perayaan yang biasanya dijalani umat Kristiani. Ada juga tradisi puasa di dalamnya.

Dalam tradisi Katolik misalnya, ada istilah masa Prapaskah dan Paskah. Ada juga Pekan Suci, juga Tri Hari Suci. Berikut ini beberapa hari penting jelang Hari Raya Paskah, seperti disarikan dari berbagai sumber.

Rabu Abu

Sesuai namanya, hari penting ini jatuh pada hari Rabu, 40 hari sebelum hari Paskah tanpa menghitung hari-hari Minggu atau 44 hari (termasuk hari Minggu) sebelum Jumat Agung.

Gereja memilih hari Rabu karena menurut tradisi, pengkhianatan Yudas Iskariot kepada Yesus terjadi pada hari tersebut.

Rabu Abu menjadi awal masa Prapaskah. Sejak itu pula, umat Krisriani menjalankan puasa dan pantang dari makanan dan kenikmatan selama 40 hari.

Momen Rabu Abu ditandai dengan abu yang berasal dari daun palma kering tahun lalu yang sudah diberkati. Abu yang dioleskan di kepala umat dalam ritus Rabu Abu, menjadi simbol eksistensi manusia. Manusia berasal dari abu dan akan kembali menjadi abu.

Minggu Palma

Minggu Palma adalah awal dari Pekan Suci dan sering diidentikkan dengan peristiwa penyambutan Yesus di Yerusalem. Ketika itu, Yesus diarak berkeliling dengan menaiki keledai, dan umat menggunakan daun palma untuk menyambutnya.

Peringatan ini ditandai dengan perarakan menggunakan daun palma. Umat melambaikan daun palma sambil bernyanyi. Pada momen ini juga dibacakan Injil tentang kisah sengsara Yesus.

Daun palma adalah simbol dari kemenangan. Daun palma ini membawa arti ke arah simbol Kristen. Daun palma digunakan untuk menyatakan kemenangan martir atas kematian.

Kamis Putih

Kamis Putih adalah awal dari Tri Hari Suci. Hari ini menjadi momen peringatan Perjamuan Malam Terakhir Yesus bersama kedua belas rasulnya, sebelum Ia ditangkap, disiksa, disalibkan dan wafat.

Kamis Putih juga ditandai dengan ritus pembasuhan kaki sebagai simbol kesederhanaan, kebersamaan, kerendahan hati dan kerelaan untuk menjadi pemimpin yang berjiwa pelayan.

Kaki adalah bagian yang kotor dalam tubuh manusia. Kaki manusia menginjak debu tanah. Pembasuhan merupakan sebuah bentuk dari simbolisasi tata gerak. Kegiatan membasuh kaki adalah hal yang sudah biasa dilakukan oleh orang Yahudi pada zaman Yesus.

Namun di masa itu, proses pembasuhan kaki itu biasanya dilakukan oleh bawahan terhadap atasan. Dalam dunia Yunani, pembasuhan kaki adalah hal yang hina, yang biasa dilakukan oleh budak.

Namun yang istimewa di sini, pembasuhan kaki ini dilakukan oleh Yesus yang adalah Guru kepada murid-muridnya. Yesus melakukan sebuah ritual yang biasa dilakukan dengan cara yang tidak berbeda. Yesus melakukan pekerjaan yang seharusnya tidak layak dilakukan oleh seorang Guru.

Tata gerak membasuh kaki ini menyimbolkan suatu teladan untuk merendahkan diri dan melayani. Yesus melakukan pekerjaan yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang Guru kepada murid-Nya. Tata gerak membasuh kaki ini menyimbolkan suatu teladan untuk merendahkan diri dan melayani.

Tindakan Yesus membasuh kaki merupakan tindakan simbolis yang menyimbolkan penyerahan diri, pembersihan, pengampunan, pembaharuan, kemuridan dan ibadah. Penyerahan diri yang dimaksudkan adalah penyerahan diri Yesus dalam kematian untuk “menebus dosa”/ “membersihkan” orang lain.

Pembasuhan kaki yang Yesus lakukan juga menyimbolkan kerendahan hati dan keinginan untuk menjadi “hamba” yang mau melayani orang yang hina sekalipun.

Jumat Agung

Jumat Agung merupakan peringatan Yesus sengsara hingga wafat di kayu salib di Golgota. Peringatan ini biasanya diwarnai ibadat Jalan Salib. Ada juga upacara penghormatan salib atau cium salib sebagai pengingat Yesus.

Dalam Alkitab, kisah sengsara Yesus dimulai ketika Yesus menyelesaikan Perjamuan Malam Terakhir bersama murid-murid-Nya, dan mereka ke Taman Getsemani. Di sana, Yesus berdoa.

Kemudian Yudas Iskariot, murid-Nya yang berkhianat, datang bersama serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung. Mereka disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi. Yesus lalu ditangkap dan dibawa ke hadapan Mahkamah Agama Yahudi, di depan Imam Besar Kayafas.

Selanjutnya Yesus dibawa ke hadapan Pontius Pilatus, karena yang berhak menghukum mati seseorang hanyalah pemerintah Romawi. Yesus divonis hukuman salib. Sebelum disalibkan, Yesus disiksa, diolok, hingga dimahkotai duri. Yesus kemudian disalibkan di Bukit Golgota atau Kalvari dan wafat.

Sabtu Suci

Sabtu Suci biasa juga disebut Malam Paskah. Ini merupakan momen untuk memperingati tubuh Yesus Kristus dibaringkan di kubur setelah pada hari Jumat Agung wafat disalibkan. Keesokan harinya (Paskah) Yesus bangkit dari kematian-Nya.

Simbol Sabtu Suci adalah upacara cahaya menggunakan lilin. Lalu ada juga liturgi baptis sebagai tanda pembaharuan janji baptis dan awal hidup baru.

Minggu Paskah

Minggu Paskah adalah perayaan kebangkitan Yesus. Kebangkitan Yesus menyimbolkan bahwa setelah rangkaian penderitaan datang mendera, akhirnya terbit kehidupan baru.

Paskah merupakan perayaan yang terpenting karena memperingati peristiwa yang paling sakral dalam hidup Yesus, seperti yang tercatat di dalam keempat Injil di Perjanjian Baru. Perayaan ini juga dinamakan Minggu Paskah, Hari Kebangkitan, atau Minggu Kebangkitan. (KI-05)

Check Also

Instruksi Kapolri kepada Kapolda dan Kapolres: Tindak Tegas Anggota yang Melanggar Aturan

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan secara tegas kepada seluruh jajarannya untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *