Home / Pemerintahan / Ini Alasan Koster Belum Bisa Berlakukan PSBB di Bali

Ini Alasan Koster Belum Bisa Berlakukan PSBB di Bali

Denpasar (KitaIndonesia.Com)– Mewabahnya virus Corona membuat sejumlah kepala daerah di Indonesia memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Di Bali, Gubernur I Wayan Koster menyatakan PSPB belum perlu dilakukan dengan alasan belum mempunyai perhitungan untuk menerapkan kebijakan tersebut.

“PSBB bisa dilakukan jika jumlah kasusnya besar, meningkat cepat, berdampak luas kepada wilayah lain, dan mengakibatkan korban nyawa dalam jumlah besar dalam waktu cepat,” kata Wayan Koster, Senin (20/4/2020) di Mapolda Bali.

Dari 140 kasus pasien positif Corona di Bali kata Koster, sebagaian besar merupakan imported case atau berasal dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru datang dari luar negeri.

“Transmisi lokal atau yang murni terjadi di Bali sebenarnya sangat sedikit. Kasus paling banyak berasal dari pekerja yang baru pulang dari negara terdampak, atau berasal dari daerah lain, yang kemudian berdampak kepada keluarganya,” paparnya.

Menurutnya, hal ini jauh berbeda dengan yang terjadi di luar Bali seperti di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten maupun daerah lain, di mana kasus lokalnya sangat besar.

“Dengan mengacu perhitungan atau data ini, saya sebagai Ketua Gugus Tugas belum bisa menerapkan kebijakan ini. Tapi tentu saja, saya akan mengikuti terus bagaimana perkembangan ini ke depan, dengan selalu berdiskusi secara mendalam bersama bapak Kapolda, bapak Pangdam serta Gugus Tugas,” tegasnya. (KI5)

Check Also

Ditengarai Ada Permainan, PPK Tidak Terbitkan Tender Proyek Pembangunan Canal IPA Belusung Kota Denpasar

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – CV. Putra Bale Gede sebagai pemenang tender pada paket pekerjaan pembangunan Canal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *