Home / Peristiwa / Nasional / Idealnya RUU Masyarakat Hukum Adat dan RUU Perlindungan PRT Diprioritaskan
Ketua Kelompok Fraksi NasDem Badan Legislasi DPR RI Taufik Basari. (istimewa)

Idealnya RUU Masyarakat Hukum Adat dan RUU Perlindungan PRT Diprioritaskan

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – DPR RI menggelar Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2021-2024, Senin 16 Agustus 2021.

Dalam pidatonya pada sidang tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani secara khusus menggambarkan fokus penyelesaian sejumlah pembahasan Rancangan Undang Undang (RUU) bersama pemerintah dalam masa sidang kali ini.

Beberapa RUU tersebut antara lain RUU Perlindungan Data Pribadi (PDP), RUU Penanggulangan Bencana, RUU Perubahan Kelima Atas UU tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, RUU Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, RUU Jalan, RUU Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan RUU Tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

Selain itu, Puan Maharani juga menjelaskan bahwa DPR RI bersama pemerintah akan mempersiapkan pembahasan RUU lainnya yang telah menjadi komitmen bersama dalam Program Legislasi Nasional Prioritas 2021.

Menanggapi daftar RUU tersebut, Ketua Kelompok Fraksi NasDem Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Taufik Basari, mengingatkan bahwa idealnya RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT) dan RUU Masyarakat Hukum Adat juga menjadi fokus untuk diselesaikan pada masa persidangan I ini.

Taufik menegaskan, ketujuh daftar RUU tersebut memang sudah memasuki tahap pembahasan dengan pemerintah.

“Dari daftar tersebut terdapat RUU yang menjadi usulan DPR RI dan sudah selesai dilakukan pengharmonisasian, dan pembulatan dan pemantapan konsepsi di Badan Legislasi DPR RI, yakni RUU Tentang Jalan, RUU Tentang Sistem Keolahragaan Nasional dan RUU Penanggulangan Bencana,” ucapnya, usai sidang tersebut.

“Sementara RUU PDP, RUU Tata Cara Perpajakan dan RUU Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah merupakan RUU usulan pemerintah sehingga langsung dilakukan di Alat Kelengkapan Dewan (AKD) terkait. RUU BumDes yang merupakan usulan DPD RI juga langsung dibahas dengan pemerintah melalui AKD di DPR RI,” imbuh Taufik.

Hanya saja, menurut dia, semestinya RUU Masyarakat Hukum Adat dan RUU Perlindungan PRT juga masuk dalam daftar fokus pembahasan pada masa sidang ini.

“RUU Masyarakat Hukum Adat dan RUU Perlindungan PRT adalah RUU dengan status usulan DPR dan sudah selesai dilakukan pengharmonisasian, dan pembulatan dan pemantapan konsepsi di Badan Legislasi DPR RI sejak tahun lalu,” ujarnya.

‘Jadi, status tahapannya seharusnya sama dengan RUU Jalan, RUU Keolahragaan dan RUU Penanggulangan Bencana seperti yang ada dalam daftar tersebut,” lanjut Taufik.

Ia menambahkan, RUU Perlindungan PRT telah disetujui oleh mayoritas fraksi dalam pengambilan keputusan harmonisasi di Baleg DPR RI pada tanggal 1 Juli 2020. Adapun RUU Masyarakat Hukum Adat disetujui pada tanggal 4 September 2020.

Dalam Rapat Badan Musyawarah DPR RI, Pimpinan Baleg telah melaporkan hasil kerja Panja kedua RUU di Baleg tersebut dan sudah diputuskan Badan Musyawarah, sehingga tinggal menunggu dibawa ke dalam Rapat Paripurna DPR RI oleh Pimpinan.

Sementara terhadap RUU Penghapusan Kekerasan Seksual yang juga didukungnya, Taufik menerangkan, saat ini tahapannya masih dalam proses penyusunan di Baleg. Ia juga berharap RUU ini dapat segera diselesaikan.

Sebelumnya dalam Rapat Paripurna DPR RI tahun lalu, Senin tanggal 9 November 2020, Taufik Basari melakukan interupsi untuk mengingatkan pimpinan DPR RI agar menindaklanjuti kedua RUU tersebut dan membawanya ke Rapat Paripurna untuk disetujui sebagai RUU usulan DPR sehingga bisa dilanjutkan pada pembahasan antara DPR RI dengan pemerintah.

Menurut Taufik, RUU Perlindungan PRT dan RUU Masyarakat Hukum Adat sudah dimasukkan kembali ke dalam Prolegnas Prioritas 2021.

“Semua syarat sudah terpenuhi oleh kedua RUU ini sehingga tidak ada alasan lain untuk tidak segera dibahas,” pungkas Taufik. (KI-01)

Check Also

Laksmi Shari dari Bali Terpilih Sebagai Puteri Indonesia 2022

KitaIndonesia.Com – Laksmi Shari De Neefe Suardana terpilih sebagai Puteri Indonesia 2022 setelah menyisihkan puluhan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *