Home / Nusantara / HUT Ke-62 Provinsi Bali, Togar Situmorang: Mari Bersama Menjaga Bali
Advokat senior Togar Situmorang, SH, MH, MAP. (istimewa)

HUT Ke-62 Provinsi Bali, Togar Situmorang: Mari Bersama Menjaga Bali

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Provinsi Bali merayakan hari ulang tahun yang ke-62, Jumat (14/8/2020). Di tengah pandemi Covid-19, peringatan hari jadi Provinsi Bali tentu berbeda dari biasanya.

“Meskipun tahun ini kita merayakan hari ulang tahun Provinsi Bali dengan cara yang sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, tetapi kita harus tetap memaknainya secara mendalam,” kata advokat senior Togar Situmorang, SH, MH, MAP.

Ketua Dewan Pakar Forum Bela Negara Provinsi Bali ini mengajak seluruh elemen masyarakat, agar hari ulang tahun Provinsi Bali ini dimaknai sebagai momentum untuk mengevaluasi perjalanan daerah ini sehingga ke depan menjadi lebih baik lagi.

“Seluruh elemen masyarakat bersama pemerintah harus tetap solid, terutama dalam hal penanganan permasalahan yang terjadi di Bali,” ajak Founder dan CEO Firma Hukum di Law Firm Togar Situmorang yang beralamat di Jalan Tukad Citarum Nomor 5A Renon, Denpasar (pusat), dan Cabang Denpasar di Jalan Gatot Subroto Timur Nomor 22 Kesiman, Denpasar serta Cabang Jakarta di Gedung Piccadilly Room 1003-1004, Jalan Kemang Selatan Raya Nomor 99, Jakarta Selatan, ini.

Menurut Ketua Hukum RS dr Moedjito Dwidjosiswojo Jombang, Jawa Timur itu, Indonesia saat ini sedang dilanda wabah virus corona. Provinsi Bali yang  paling merasakan dampak pandemi ini. Sebab akibat penyebaran virus corona ini, kondisi pariwisata di Bali ini semakin terpuruk.

“Akibatnya, banyak para karyawan yang di-PHK. Disinilah peran dari pemerintah daerah Bali untuk bisa membantu dan mencarikan jalan ke luar atas permasalahan ini,” ujar Togar Situmorang.

Selanjutnya yang tidak kalah penting dan menjadi PR besar untuk Bali sendiri adalah terkait pembangunan. Masyarakat Bali tentu berharap, dalam tiga tahun ke depan pemerintah harus segera merampungkan pembangunan di Pulau Dewata itu secara komperhensif.

“Agar pembangunan di Bali dapat berlangsung cepat, kami mengusulkan agar menghimpun dana masyarakat dengan menggunakan instrumen obligasi Provinsi Bali. Obligasi adalah salah satu sumber dana pinjaman daerah jangka menengah dan atau jangka panjang, yang dananya terkumpul dari masyarakat,” jelas Ketua Pengkot POSSI Kota Denpasar ini.

Obligasi daerah, demikian Togar Situmorang, hanya dapat digunakan untuk investasi sektor publik yang menghasilkan penerimaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Obligasi daerah yang diterbitkan pemerintah daerah Bali hanya berupa Obligasi Pendapatan (Revenue Bond).

“Hal itu selaras dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” kata Togar Situmorang, yang masuk Tim 9 Investigasi Komnaspan RI ini.

Selain itu, Togar Situmorang secara khusus mengingatkan kerukunan dan keharmonisan bangsa Indonesia harus tetap terjaga sebagai sebuah kekuatan yang merekatkan semangat Bhineka Tunggal Ika. Hal tersebut juga penting untuk senantiasa dirawat di Bali ini.

“Semoga di tahun 2020 ini kerukunan kita sesama anak bangsa yang begitu beragam ini selalu melekat dan menguat di sanubari kita sebagai sesama anak bangsa Indonesia,” ucapnya.

Ia juga berharap, Bali terus menjadi contoh bagaimana pembauran antar etnis dan suku yang tinggal di Bali menjadi sebuah keberagaman yang tidak usah dipertentangkan. Hal itu justru dijadikan sebuah kekuatan, sehingga Bali mampu menjadi role model keberagaman tradisi dalam bingkai kebhinekaan.

“Mari kita bersama-sama menjaga Bali. Maka seluruh elemen masyarakat harus bahu – membahu untuk membangun Bali menuju daerah yang semakin maju. Kami dari Law Firm Togar Situmorang mengucapkan ‘Dirgahayu Provinsi Bali, semoga Bali semakin jaya’,” pungkas Togar Situmorang. (KI-01)

Check Also

Jaga Kamtibmas, BMI Jalin Kerja Sama dengan Polda Bali

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Sebagai salah satu elemen bangsa, Banteng Muda Indonesia (BMI) Provinsi Bali memiliki …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *