Home / Pendidikan / Hardiknas, Togar Situmorang: Tak Sekadar Momentum Menengok Masa Silam
Advokat senior yang juga pengamat kebijakan publik Togar Situmorang, SH, MH, MAP, CMed, CLA. (istimewa)

Hardiknas, Togar Situmorang: Tak Sekadar Momentum Menengok Masa Silam

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diperingati setiap tanggal 2 Mei. Hari Pendidikan Nasional diperingati bertepatan dengan hari lahir Ki Hadjar Dewantara, yang sangat berjasa bagi dunia pendidikan Indonesia.

Di tengah pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, peringatan Hardiknas tahun ini tentu sangat berbeda dibandingkan biasanya. Bahkan selama lebih dari setahun terakhir, metode pembelajaran juga tidak lagi dengan bertatap muka langsung, namun lebih banyak dilakukan secara daring.

“Kita tahu bahwa saat ini kita sedang berjuang melewati krisis akibat pandemi Covid-19. Krisis ini telah memakan begitu banyak nyawa. Krisis ini juga menjadi tantangan luar biasa bagi negara kita dan seluruh dunia,” kata advokat senior Togar Situmorang, SH, MH, MAP, CMed, CLA, di Law Firm Togar Situmorang Cabang Jakarta Jalan Kemang Selatan Raya Nomor 99, Gedung Piccadilly, Jakarta Selatan, Minggu 2 Mei 2021.

Meski dilanda krisis, imbuh advokat yang juga pengamat kebijakan publik ini, masyarakat dunia tentu mendapatkan banyak hikmah dan pembelajaran dari pandemi Covid-19.

“Situasi sekarang ini justru membuka wawasan dan pengalaman baru bagi guru, murid, maupun orang tua. Bahwa proses pembelajaran bisa dilakukan di mana saja, tidak harus berada di dalam kelas atau sekolah. Sebab metode dan perangkat yang digunakan bisa diterapkan melalui online atau daring berkat kecanggihan teknologi informasi,” ucapnya.

“Guru, siswa, dan orang tua sekarang menyadari bahwa pendidikan itu bukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan di sekolah saja,” imbuh Togar Situmorang.

Ia menambahkan, peringatan Hardiknas tahun ini menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan kembali proses perjalanan dan pengembangan pendidikan Indonesia dari masa ke masa.

“Hardiknas kali ini sekaligus menjadi momentum bahwa perayaan tidak semata bermakna menengok masa silam. Namun juga harus dipelajari dan dipahami dalam upaya perbaikan sistem pendidikan, sehingga menjadi lebih baik dari sebelumnya,” ujar Togar Situmorang.

Peringatan Hardiknas kali ini, lanjut dia, juga sebagai pintu pewarisan semangat perjuangan dari generasi ke generasi. Perjuangan sifatnya sustainable.

“Jika perjuangan pahlawan kala itu melawan penjajah dan menjadi pelopor pembentukan ‘pondasi’ bangsa Indonesia, maka dalam konteks sekarang, perjuangan itu diteruskan dengan beragam cara. Salah satunya dengan inovasi-inovasi dalam peningkatan mutu pendidikan nasional sehingga sesuai dengan tuntutan zaman dan perkembangan industri 4.0,” tutur advokat kelahiran Jakarta itu.

Belajar dari semangat para pahlawan, imbuhnya, maka di tengah krisis pandemi bangsa ini harus tetap optimis. Meski tidak bisa berkumpul dan bertatap muka, namun teknologi informasi ternyata bisa memberikan ruang kreasi dan inovasi.

Situasi ini, demikian Togar Situmorang, hendaknya dimaksimalkan untuk menambah pengetahuan, keterampilan, dan mempelajari hal-hal yang baru, termasuk dalam menggunakan perangkat hasil teknologi, dengan memperbanyak eksperimen dan inovasi. 

Di samping itu, kondisi sulit seperti ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antar-anggota keluarga, serta menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama, meskipun tidak harus ke luar dari rumah dengan memanfaatkan segala fasilitas yang ada.

“Belajar memang tidak selalu mudah, tetapi inilah saatnya kita berinovasi. Saatnya kita melakukan berbagai eksperimen. Inilah saatnya kita mendengarkan hati nurani dan belajar dari Covid-19,” ujar Togar Situmorang, mengutip pernyataan Mendikbud belum lama ini.

“Semoga kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, dan semangat agar bisa melalui masa sulit ini. Dan kami dari Law Firm Togar Situmorang mengucapkan ‘Selamat Hari Pendidikan Nasional’ tanggal 2 Mei 2021,” pungkas CEO & Founder Law Firm Togar Situmorang yang berkantor pusat di Jalan Tukad Citarum Nomor 5A Renon, Denpasar Selatan, serta cabang di Denpasar dan Jalan Raya Pengalengan Nomor 355, Bandung ini. (KI-01)

Check Also

LSPR Institute Jalin Kerja Sama dengan Universitas Esa Unggul

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – London School and Public Relations (LSPR) Communication & Business Institute menjalin kerja …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *