Home / Politik / Gugatan Maria Geong-Sil Sukur Kandas di MK
Amar putusan MK terkait perkara perselisihan hasil Pilkada Manggarai Barat 2020. (tangkap layar youtube)

Gugatan Maria Geong-Sil Sukur Kandas di MK

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang pengucapan putusan perkara perselisihan hasil Pilkada 2020 yang telah selesai pemeriksaannya, di Gedung MK, Jakarta, Senin (15/2/2021). Sidang ini dilaksanakan secara virtual dan dihadiri para pihak terkait secara online.

Salah satu perkara yang dibacakan putusannya dalam sidang tersebut adalah terkait perselisihan hasil Pilkada Manggarai Barat 2020 yang dimohonkan oleh pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 2, Maria Geong – Silverius Sukur (Paket MISI).

Untuk perkara Nomor 50/ PHP.BUP-XIX/ 2021 ini, Mahkamah Konstitusi mengadili dalam eksepsi dua (2) hal. Pertama, menyatakan eksepsi Termohon dan eksepsi Pihak Terkait berkenaan dengan kedudukan hukum Pemohon beralasan menurut hukum. Kedua, menyatakan Pemohon tidak memiliki kedudukan hukum.

“Dalam pokok permohonan, menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima,” kata Hakim Konstitusi saat membacakan amar putusan dalam sidang yang disiarkan secara langsung melalui akun YouTube Mahkamah Konstitusi RI ini.

Ada sejumlah pertimbangan yang disampaikan Hakim Konstitusi terkait dalil-dalil permohonan Pemohon. Di antaranya terkait pelanggaran administrasi dan pelanggaran lainnya yang terstruktur, sistematis dan masif (TSM) yakni persoalan penetapan DPT, pembukaan kotak suara di luar jam pleno, penggunaan suara pemilih yang sedang berada di luar daerah, undangan yang tidak disampaikan ke pemilih, tidak adanya sosialisasi penggunaan KTP untuk memilih, adanya pemilih di bawah umur, dan praktik politik uang.

Mahkamah Konstitusi menilai, Pemohon tidak dapat merinci di mana saja pelanggaran tersebut terjadi dan apa pengaruhnya terhadap perolehan suaran. Selain itu berdasarkan keterangan Bawaslu, tidak terdapat laporan – laporan yang menjadi catatan khusus yang harus ditindaklanjuti selama penyelenggaraan Pilkada Manggarai Barat 2020.

“Demikian pula terhadap dalil-dalil Pemohon lainnya, oleh karena tidak relevan dan tidak dapat ditunjukkan keterkaitannya dengan perolehan suara hasil pemilihan yang dapat memengaruhi penetapan calon terpilih, maka Mahkamah tidak mempertimbangkannya,” kata Hakim.

Dengan adanya putusan ini, maka perjuangan Paket MISI dalam Pilkada Manggarai Barat 2020 akhirnya kandas. Putusan ini sekaligus menguatkan penetapan KPU Kabupaten Manggarai Barat terkait Pilkada Manggarai Barat yang dimenangkan oleh pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 3, Edistasius Endi – Yulianus Weng (Edi-Weng). (KI-05)

Check Also

Usung 7 Program Prioritas, Togar Situmorang Optimistis Menang di Pilgub DKI Jakarta

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Jadwal Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, belum ketok palu. Sementara masa jabatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *