Home / Nusantara / Gubernur: JKN – KBS untuk Memberikan Jaminan Kesehatan Bagi Seluruh Krama Bali
(Kiri ke kanan) Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Gubernur Bali Wayan Koster, Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama, dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Sugawa Korry. (humas dprd bali)

Gubernur: JKN – KBS untuk Memberikan Jaminan Kesehatan Bagi Seluruh Krama Bali

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan, pemerintah Provinsi Bali bersama pemerintah kabupaten/ kota se-Bali telah berkomitmen untuk melaksanakan kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Bali melalui kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional Krama Bali Sejahtera (JKN – KBS). Kebijakan ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 104 Tahun 2018 Tentang JKN – KBS, yang mulai berlaku sejak 1 Januari 2019.

“Kebijakan JKN – KBS bertujuan untuk memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh Krama Bali dan mendorong pencapaian Universal Health Coverage (UHC) di Provinsi Bali 95 persen kepesertaan,” jelas Koster, saat menyampaikan ‘Tanggapan Gubernur Bali Terhadap Pandangan Umum Fraksi Atas Ranperda Tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali, Ranperda Tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Bali, serta Ranperda Tentang Standar Penyelenggaraan Kesehatan’ dalam sidang paripurna DPRD Provinsi Bali, di Gedung Dewan, Jumat (13/3/2020).

Koster menyampaikan hal ini, merespons permintaan Fraksi NasDem – PSI – Hanura DPRD Provinsi Bali sebagaimana disampaikan dalam pandangan umum fraksi dalam sidang paripurna terdahulu. Fraksi NasDem – PSI – Hanura meminta penjelasan kepala daerah terkait nasib JKN.

Menurut Koster, selain untuk memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh Krama Bali dan mendorong pencapaian UHC, JKN – KBS juga memberikan manfaat tambahan di luar pelayanan kesehatan yang dijamin JKN sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 Tentang Jaminan Kesehatan.

Sementara itu terkait saran Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Demokrat serta Fraksi NasDem – PSI – Hanura terkait antisipasi kenaikan iuran BPJS yang hampir 100 persen, Koster menyebut, pemerintah sudah melakukan hal tersebut. Dikatakan, pemerintah Provinsi Bali dan pemerintah kabupaten/ kota se-Bali telah mengantisipasi kenaikan iuran JKN yang berlaku sejak 1 Januari 2020 ini.

“Juga telah ada Keputusan Mahkamah Agung yang membatalkan kenaikan iuran BPJS,” papar Koster, yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.

Selanjutnya Koster juga memberikan pendapat terkait pandangan Fraksi Golkar bahwa draf Ranperda Tentang Standar Penyelenggaraan Kesehatan yang belum cukup mengatur atau mengakomodir masalah pasien miskin. Apalagi fakta di lapangan, sering didengar keluhan pasien yang ditolak oleh rumah sakit dengan alasan – alasan yang cenderung manipulatif, seperti kamar penuh.

“Pasien miskin sesungguhnya sudah ditanggung oleh JKN – KBS, baik melalui PBI pusat maupun daerah. Untuk pelayanan di rumah sakit, saat ini sudah ada Sistem Informasi Rawat Inap yang terintegrasi dengan SIK – KBS,” ujar Koster.

Koster kemudian berpendapat soal pandangan Fraksi Golkar bahwa Ranperda Tentang Standar Penyelenggaraan Kesehatan perlu mengatur tentang standar mutu pelayanan kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan, seperti Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik, terutama untuk mengatasi masih tingginya disparitas status kesehatan antar tingkat sosial ekonomi, antar kawasan, dan antara perkotaan dengan perdesaan di Bali.

“Terkait standar mutu pelayanan kesehatan, sudah ada standar penilaian mutu dari Komisi Akreditasi. Saat ini, belum semua Faskes mampu memperoleh predikat kelulusan paripurna (bintang lima) dan diupayakan setiap tahun ada peningkatan,” pungkas Koster, yang juga mantan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI. (KI4)

Check Also

Ajak Masyarakat Vaksin dan Jaga Imun, Togar Situmorang: Jangan Remehkan Virus Corona!

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Hampir dua tahun dunia dirundung bencana wabah virus corona. Virus yang berasal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *