Home / Nusantara / Gubernur Bali: Stok VAR dan SAR Aman
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) saat menghadiri sidang paripurna DPRD Provinsi Bali. (humas dprd bali)

Gubernur Bali: Stok VAR dan SAR Aman

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Kasus gigitan anjing rabies, masih menjadi perhatian khusus pemerintah provinsi hingga kabupaten dan kota di Bali. Itu sebabnya, stok Vaksin Anti Rabies (VAR) serta Serum Anti Rabies (SAR) harus selalu aman.

Untuk tahun 2020 ini, Gubernur Bali Wayan Koster bahkan memastikan bahwa stok VAR dan SAR lebih dari cukup. Stok yang ada melampaui rata-rata kebutuhan VAR dan SAR setiap tahunnya.

“Stok VAR dan SAR tahun 2020 sangat cukup,” kata Koster, saat menyampaikan ‘Tanggapan Gubernur Bali Terhadap Pandangan Umum Fraksi Atas Ranperda Tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali, Ranperda Tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Bali, serta Ranperda Tentang Standar Penyelenggaraan Kesehatan’ dalam sidang paripurna DPRD Provinsi Bali, di Gedung Dewan, Jumat (13/3/2020).

Koster mengatakan hal tersebut sekaligus menjawab pertanyaan Fraksi NasDem – PSI – Hanura DPRD Provinsi Bali dalam pandangan umum yang disampaikan pada sidang paripurna terdahulu, mengenai ketersediaan obat – obatan, VAR, SAR, dan Serum Anti Bisa Ular di fasilitasi kesehatan yang ada.

Koster menjelaskan, stok VAR yang ada saat ini sebanyak 42.485 vial. Jika ditambah dengan rencana pengadaan tahun 2020 sebanyak 20.000 vial, maka stok VAR tahun 2020 totalnya sebanyak 62.845 vial.

“Stok VAR yang totalnya 62.845 vial dan ini belum termasuk yang diadakan oleh kabupaten/ kota dengan jumlah bervariasi. Dengan stok VAR sebanyak ini, sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan VAR tahun 2020, bahkan sampai triwulan pertama 2021,” ujar Koster, yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.

Khusus stok SAR, Koster menjelaskan, sampai saat ini tersedia sebanyak 442 vial. Adapun kebutuhan SAR rata-rata per tahun hanya memerlukan 300 – 350 vial. Dengan demikian, stok SAR saat ini sangat cukup.

“Pemberian VAR dan atau SAR hanya dapat dilakukan di Rabies Center yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota,” tutur Koster. (KI4)

Check Also

Ajak Masyarakat Vaksin dan Jaga Imun, Togar Situmorang: Jangan Remehkan Virus Corona!

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Hampir dua tahun dunia dirundung bencana wabah virus corona. Virus yang berasal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *