Home / Politik / Golkar Bali Siap Rangkul Muntra Cs
Nyoman Sugawa Korry didampingi jajaran pengurus DPD I Partai Golkar Provinsi Bali, saat memberi keterangan pers. (kitaindonesia.com/san edison)

Golkar Bali Siap Rangkul Muntra Cs

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Gugatan lima (5) Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten se-Bali, telah ditolak seluruhnya oleh Majelis Hakim Mahkamah Partai Golkar. Itu artinya, keputusan DPD I Partai Golkar Provinsi Bali mencopot kelima Ketua DPD II Partai Golkar ini dari jabatannya masing-masing, diperkuat dengan putusan Mahkamah Partai Golkar ini.

Sebelumnya, lima dari enam Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten se-Bali sebelumnya mengajukan gugatan ke Mahkamah Partai Golkar setelah dilengserkan oleh DPD I Partai Golkar Provinsi Bali. Kelimanya masing-masing adalah Ketua DPD II Golkar Badung I Wayan Muntra, Ketua DPD II Golkar Bangli I Wayan Gunawan, Ketua DPD II Golkar Karangasem I Made Sukerana, Ketua DPD II Golkar Tabanan Ketut Arya Budi Giri, dan Plt Ketua DPD II Golkar Buleleng I Made Adi Djaya.

Merespon putusan Mahkamah Partai Golkar ini, DPD I Partai Golkar Provinsi Bali mengajak Muntra cs untuk kembali bersama membesarkan partai. Bagi Golkar Bali, putusan Mahkamah Partai Golkar ini bukan soal kalah atau menang. Namun merupakan media untuk menguji sebuah keputusan yang diambil partai.

“Sejak masalah ini muncul, sesungguhnya ada beberapa kali dialog. Ada juga demo. Tetapi kesimpulannya, semua sepakat ke Mahkamah Partai. Semua juga bersepakat, apapun keputusan Mahkamah Partai, kita hormati bersama. Nah, sekarang sudah ada putusan Mahkamah Partai, sebaiknya kita kembali pada komitmen bersama itu,” tutur Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Bali I Nyoman Sugawa Korry, di Denpasar, Kamis (21/11/2019).

“Soal sikap partai selanjutnya, kami akan berikan pembinaan. Kami akan rangkul semuanya, untuk kembali bersama-sama membesarkan partai. Kita dorong rekonsiliasi,” imbuhnya.

Soal adanya sinyalemen bahwa Muntra cs akan melakukan ‘perlawanan’ atas putusan Mahkamah Partai dengan melayangkan gugatan ke pengadilan umum, Sugawa Korry tak mempersoalkan itu. Hanya saja, menurut dia, sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, keputusan Mahkamah Partai sesungguhnya bersifat final.

“Apabila itu memang jalan terbaik, kami tidak persoalkan. Jika memang di pengadilan umum ada ruang untuk menguji keputusan DPD Partai Golkar Provinsi Bali, maka kami siap untuk hadapi,” ujar Sugawa Korry.

Walau demikian, politikus senior asal Buleleng ini meluruskan beberapa persepsi yang keliru terkait putusan Mahkamah Partai Golkar. Soal tuduhan bahwa putusan tersebut tidak adil lantaran Plt Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggih alias Demer dipanggil khusus oleh Panitera Mahkamah Partai Golkar, Sugawa Korry menepisnya.

“Jika dikatakan putusan Mahkamah Partai tidak adil, karena salah satu alasannya Pak Demer dipanggil khusus, kami luruskan bahwa semua dipanggil. Justru yang dipanggil pertama oleh Panitera adalah Pak Yuda Suparsana, kuasa hukum para Pemohon. Baru setelah itu Pak Demer dipanggil,” bebernya.

Sugawa Korry mengatakan, pemanggilan tersebut terkait pembacaan putusan. Mengingat ada lima berkas perkara, maka ditanyakan oleh Panitera apakah dibacakan seluruhnya atau hanya kesimpulannya saja. Bahkan yang mengusulkan agar pembacaan dipercepat adalah kuasa hukum para Pemohon. Akhirnya, disepakati untuk dibacakan kesimpulan putusan atas kelima berkas perkara tersebut.

“Kami sayangkan, jika ada pandangan yang keliru terkait putusan Mahkamah Partai. Padahal sidang terbuka dilaksanakan, dan materi putusan sangat jelas. Silahkan dibaca secara lengkap materi perkaranya hingga putusannya,” tandas Sugawa Korry. (KI4)

Check Also

Resmi Berlabuh di Partai Golkar, Nyoman Tirtawan: Kembali ke Kawitan

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Nyoman Tirtawan akhirnya memilih berlabuh ke Partai Golkar, setelah dipecat oleh Partai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *