Home / Politik / Golkar Bali Potong 75 Persen Gaji Anggota Dewan untuk Penanganan Covid-19
Korwil Pemenangan Pemilu Bali-NTB-NTT DPP Partai Golkar Gde Sumarjaya Linggih (kiri) dan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Nyoman Sugawa Korry, saat penyerahan bantuan APD dari DPP Partai Golkar untuk Puskesmas di Bali. (istimewa)

Golkar Bali Potong 75 Persen Gaji Anggota Dewan untuk Penanganan Covid-19

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – DPD Partai Golkar Provinsi Bali mewajibkan seluruh anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Bali dan DPRD Kabupaten/ Kota se-Bali untuk menyisihkan 75 persen gajinya guna penanganan virus corona di daerah itu. Pemotongan gaji anggota dewan tersebut berlangsung selama tiga bulan ke depan.

“Selama tiga bulan ke depan, bulan Mei, Juni, dan Juli, gaji anggota DPRD dari Fraksi Golkar se-Bali akan digunakan
untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam penanganan pandemi Covid-19,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Dr I Nyoman Sugawa Korry, di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Bali, di Denpasar, Rabu (8/4/2020).

Sugawa Korry menyampaikan hal itu saat penyerahan bantuan alat pelindung diri (APD) dari DPP Partai Golkar kepada Puskemas di Bali. Penyerahan dilakukan Koordinator Wilayah Pemenangan Pemilu Bali-NTB-NTT DPP Partai Golkar, Gde Sumarjaya Linggih, melalui para Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten/ Kota se-Bali.

Untuk pemotongan gaji para wakil rakyat tersebut, menurut Sugawa Korry, tak harus disetor ke pengurus partai. Dana tersebut digunakan secara langsung di lapangan. Prinsipnya, menurut Sugawa Korry, pemanfaatannya adalah untuk membantu pengadaan APD atau keperluan terkait pencegahan Covid-19 di masing masing kabupaten/ kota se-Bali.

Sebelum instruksi tersebut dijalankan, Sugawa Korry terlebih dahulu melaporkan kepada DPP Partai Golkar terkait langkah yang diambil tersebut. Usulan pemotongan 75 persen gaji untuk penanganan Covid-19 ini pun disetujui oleh DPP Partai Golkar.

Menurut dia, meski dana dimaksud tak disetor melalui DPD, namun pengawasan tetap dilakukan. Anggota Fraksi Golkar juga diminta untuk melaporkan kegiatan yang dilakukan dan memberikan laporan kepada pengurus partai di masing-masing tingkatan.

Keputusan DPD Partai Golkar Provinsi Bali ini mendapat apresiasi dari Koordinator Wilayah Pemenangan Pemilu Bali-NTB-NTT DPP Partai Golkar, Gde Sumarjaya Linggih. Menurut dia, langkah Golkar Bali yang telah secara gotong – royong dan bersinergi dalam penganan pandemi Covid-19 ini patut dicontoh.

“Kita terus gelorakan langkah ini, karena ini merupakan kerja politik. Kalau kerja politik itu ada yang namanya pemberdayaan, edukasi, mengungkapkan ide-ide baru, responsif terhadap kebijakan, termasuk kerja sosial,” tutur mantan Plt Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali ini.

Pada kesempatan tersebut, Sumarjaya Linggih menyerahkan bantuan DPP Partai Golkar kepada Puskesmas di Bali. Bantuan berupa alat pelindung diri (APD) diserahkan melalui para Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten/ Kota se-Bali. (KI4)

Check Also

Maju Mundur Jadwal Pemilu, Sekjend PKP Usulkan Rembuk Nasional

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Sekretaris Jenderal (Sekjend) Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Said …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *