Home / Peristiwa / Nasional / Gerakan Pramuka Didorong Jadi Kader Penggiat Anti Narkoba
Kepala Kwartir Nasional Pramuka, Komjen Pol Budi Waseso, bersama Gubernur Bali Wayan Koster dan Ketua Kwarda Pramuka Bali, usai melantik Mabida, Pengurus Kwarda Bali, LPK dan Badan Kelengkapan Pramuka Bali. (istimewa)

Gerakan Pramuka Didorong Jadi Kader Penggiat Anti Narkoba

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Mabida (Majelis Pembimbing Daerah), Pengurus Kwarda Bali, Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) dan Badan Kelengkapan Pramuka, dilantik di Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Senin (27/1/2020). Pelantikan dihadiri langsung oleh Kepala Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka, Komjen Pol Budi Waseso.

Dalam sambutannya, Budi Waseso secara khusus mendorong Gerakan Pramuka untuk menjadi penggerak dan kader anti narkoba. Menurut dia, sejatinya setiap anggota Pramuka harus juga menjadi kader-kader penggerak pencegahan penyalahgunaan bahaya narkoba, terutama dalam menyukseskan program P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).

Budi Waseso bahkan berkomitmen akan mengusulkan kepada legislatif untuk dapat merevisi UU Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka. Nantinya dalam revisi tersebut, akan mengakomodasi anggaran operasional agar Pramuka menjadi bagian dari pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Kita akan mengusulkan perubahan kepada Dewan terkait UU Pramuka, agar ada anggaran untuk pelaksanaan program tersebut dan diharapkan Bali menjadi role model-nya,” kata Buwas, sapaan akrab Budi Waseso.

BACA JUGA:   Dipolisikan Sebar Hoax Soal Penusukan Wiranto, Jrx Posting Quote Habibie

Sementara itu Ketua Kwartir Daerah (Kawarda) Pramuka Bali, I Made Rentin, mengakui bahwa pihaknya sudah melakukan pertemuan awal untuk mewujudkan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali dalam melaksanakan Program Saka Bersinar (Satuan Karya Bersih Narkoba) secara komprehensif dan meluas ke seluruh wilayah di Bali.

“Intinya Kwarda Bali sangat mendukung dan ikut serta secara aktif dalam P4GN tersebut. Mari selamatkan generasi muda Bali dari bahaya narkoba, dari Bali untuk Indonesia,” ujar Rentin.

Ia menambahkan, pihaknya bahkan telah menyiapkan tenaga-tenaga telatih penggiat anti narkoba beserta alat kelengkapan dokumentasi kampanye pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Kelengkapan sudah kita siapkan, mulai dari slide hingga film dokumenter tentang jenis-jenis narkoba baru (New Physcoactive Substance) yang telah beredar di Indonesia, untuk segera dilaksanakan akselerasi program tersebut,” jelas Rentin. (KI4)

Check Also

Medsos Maksimalkan Promosi Labuan Bajo Sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Direktorat Jenderal Informasi dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *