Home / Hukum / Geledah Kantor Bupati Mabar, Penyidik Kejati NTT Sita HP Bupati dan 182 Dokumen
Tim penyidik Kejati NTT saat melakukan penggeledahan di Ruang Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Mabar. (kitaindonesia.com/itho umar)

Geledah Kantor Bupati Mabar, Penyidik Kejati NTT Sita HP Bupati dan 182 Dokumen

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT terus menelusuri dugaan penyimpangan kewenangan dan prosedur terhadap jual beli aset tanah milik Pemkab Manggarai Barat (Mabar) seluas 30 hektare yang berlokasi di Keranga, Toro Lema Batu Kalo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat.

Yang terbaru, Senin (12/10/2020), tim penyidik melakukan penggeledahan di Kantor Bupati Mabar, di Labuan Bajo. Penggeledahan lebih difokuskan di Ruang Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Mabar.

Dalam penggeledahan tersebut, tim penyidik Kejati NTT menyita sejumlah dokumen yang dimasukkan ke dalam koper. Satu di antaranya adalah handphone (HP) milik Bupati Mabar Agustinus Ch Dula.

BACA JUGA:   Cegah Penyebaran Covid-19, Taman Nasional Komodo Juga Ditutup Sementara

Tidak hanya itu, HP milik Kabag Tatapem Setda Kabupaten Mabar Ambros Syukur, juga turut disita. Sisanya adalah 182 buah dokumen.

Menurut Kepala Seksi Intelijen Kejari Mabar, I Putu Andi Sutadharma, penyitaan HP dan dokumen tersebut dilakukan untuk menghindari hilangnya barang bukti dalam kasus tersebut.

“HP diamankan untuk dilakukan penelitian terhadap barang bukti yang disita,” tutur Putu Andi, usai penggeledahan tersebut.

Selain di Kantor Bupati Mabar, tim penyidik Kejati NTT juga melakukan penggeledahan di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Mabar. Belum diketahui persis mengenai dokumen yang disita tim penyidik dari Kantor BPN. (KI-Itho Umar)

Check Also

Dipermainkan Oknum Polisi dan Oknum Pengacara, IM Minta Bantuan Hukum Law Firm Togar Situmorang

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Law Firm Togar Situmorang terus mendapatkan kepercayaan masyarakat, khususnya para pencari keadilan. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *