Home / Peristiwa / Nasional / Forum Alumni Kelompok Cipayung Dukung Langkah Pemerintah Terkait PPKM Hingga Program Vaksinasi
(Kiri ke kanan) Ketua Umum PS GMKI Febry C Tetelepta, Ketua Umum Forkoma PMKRI Hermawi Taslim, Ketua Umum IKA PMII Ahmad Muqowam, Ketua Umum PA GMNI Ahmad Basarah, Mensesneg Pratikno dan Korpres MN KAHMI Viva Yoga Mauladi, usai diskusi terbatas. (istimewa)

Forum Alumni Kelompok Cipayung Dukung Langkah Pemerintah Terkait PPKM Hingga Program Vaksinasi

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Pimpinan Nasional Forum Alumni Kelompok Cipayung menyatakan dukungannya terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), termasuk kebijakan pemerintah terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga program vaksinasi.

Dukungan tersebut disampaikan dalam forum diskusi politik terbatas antara Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal lima organisasi Alumni Kelompok Cipayung dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, di Kantor Sekretariat Negara Jakarta, Senin 9 Agustus 2021.

Adapun Pimpinan Nasional Forum Alumni Kelompok Cipayung yang hadir masing-masing dari Korps Alumni HMI (KAHMI), Ikatan Alumni PMII (IKA PMII), Persatuan Alumni GMNI (PA GMNI), Forum Komunikasi Alumni PMKRI (Forkoma PMKRI) dan Perkumpulan Senior GMKI (PS GMKI).

Pada prinsipnya, Forum Alumni Kelompok Cipayung menyatakan bahwa pemerintahan Presiden Jokowi sebagai pemerintahan yang sah dan konstitusional sebagai hasil pilihan rakyat dalam Pemilu Presiden (Pilpres) yang demokratis pada tahun 2019 lalu.

Presiden Jokowi dinilai memiliki legitimasi dan legalitas konstitusional untuk menjalankan kekuasaan pemerintahan nasional sebagaimana amanat UUD NRI 1945, termasuk dalam upaya melindungi bangsa Indonesia dari bahaya pandemi Covid-19.

“Presiden Jokowi memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk menggerakan roda pemerintahan pusat dan daerah beserta segenap elemen masyarakat Indonesia untuk bergotong – royong mengatasi pandemi Covid-19,” ujar Jurubicara Forum Alumni Kelompok Cipayung, Ahmad Muqowam, dalam diskusi tersebut.

Ia pun meminta Presiden Jokowi untuk tidak ragu-ragu mengambil kebijakan yang konstitusional, koordinatif, sinergis, dan menjalankan fungsi serta wewenang pemerintahan yang cepat, tepat dan efektif, utamanya dalam mengkoordinasikan sinergitas dengan pemerintah daerah dan segenap elemen masyarakat lainnya.

“Kami juga mendukung pemerintah dalam upaya melakukan dialog dan edukasi secara terus – menerus kepada segenap lapisan masyarakat agar selalu disiplin dan menegakkan protokol kesehatan secara ketat yang sangat diperlukan bagi upaya penanganan pandemi Covid 19 dari bumi Indonesia,” ucapnya.

“Selain itu, kami juga mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya langkah- langkah pemerintah dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), yang telah terbukti menunjukkan hasil yang semakin baik, dengan ditandai penurunan kasus Covid-19 di berbagai wilayah Indonesia,” imbuh Ahmad Muqowam.

Sementara itu Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Viva Yoga Mauladi, menegaskan bahwa Forum Alumni Kelompok Cipayung mendukung program vaksinasi terhadap sebagian besar masyarakat Indonesia, sekitar 70 – 80 persen dari sekitar 260 juta penduduk Indonesia.

“Sejalan dengan target tersebut, kami mendesak agar pemerintah segera memperbaiki tata kelola pengadaan dan pendistribusian vaksin yang lebih baik lagi, transparan dan akuntabel, mengingat sampai saat ini masih terdapat realitas adanya ketidakmerataan distribusi vaksin di beberapa wilayah di Indonesia,” kata Viva Yoga Mauladi

Dukungan kepada Presiden Jokowi disampaikan Ketua Umum Forkoma PMKRI, Hermawi Taslim, dalam diskusi tersebut.

“Kami akan mendukung program- program pemerintahan Joko Widodo ini untuk menunaikan tanggung jawab dan kewajibannya sampai akhir masa jabatan tahun 2024 yang akan datang demi mencapai tujuan nasional bangsa Indonesia,” tegas Hermawi Taslim.

Adapun Ketua Umum PS GMKI Febri Calvin Tetelepta, mengajak seluruh media massa nasional untuk aktif membuat berita-berita dan informasi yang obyektif dan mendukung upaya pemerintah mengatasi pandemi Covid-19.

“Kami juga ajak media untuk ikut meluruskan berita-berita bohong yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, terutama yang tersebar di berbagai media sosial,” tutur Febri Calvin Tetelepta.

Sementara Ketua Umum PA GMNI Ahmad Basarah, mengapresiasi kelompok masyarakat dan dunia usaha serta pengusaha Indonesia yang terlibat dan berpartisipasi dalam program vaksinasi dan bantuan sosial lainnya.

“Kami juga terus mendorong dan mengajak segenap potensi bangsa Indonesia untuk mengurangi beban ekonomi negara dengan menyisihkan dananya dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan untuk membantu masyarakat Indonesia yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 ini,” kata Ahmad Basarah.

Pada kesempatan yang sama, Mensesneg Pratikno menyambut baik gagasan dan prakarsa Forum Alumni Kelompok Cipayung atas dukungan moral dan politik kepada pemerintah untuk terus fokus bekerja menjalankan amanat penderitaan rakyat, khususnya akibat pandemi Covid-19 ini.

“Dalam situasi cobaan pandemi Covid-19 ini, daya tahan bangsa Indonesia diuji, sistem pemerintahan kita juga diuji, kohesifitas dan kerja sama antara pemerintah dan rakyatnya juga sedang diuji, apakah bangsa kita akan menjadi memenangkan perang melawan Covid-19 ini atau tidak?” tutur Pratikno.

“Hal yang sama juga sedang terjadi di semua pemerintahan negara – negara di dunia. Sebab pandemi Covid-19 ini adalah hal yang baru pertama kali dialami oleh semua bangsa di dunia,” pungkas Pratikno. (KI-01)

Check Also

Rencana Bali Dibuka Bagi Wisman, Jamaruli Manihuruk: Petugas Imigrasi Selalu Siap di Lapangan

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Pemerintah berencana membuka pintu bagi kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia. Sebagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *