Home / Nusantara / Dukung Tiga Instruksi Gubernur Bali, Togar Situmorang: Harus Didukung Kesadaran Masyarakat
Advokat senior yang juga pengamat kebijakan publik, Togar Situmorang, SH, MH, MAP. (istimewa)

Dukung Tiga Instruksi Gubernur Bali, Togar Situmorang: Harus Didukung Kesadaran Masyarakat

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Guna mencegah penyebaran virus corona jenis baru atau Covid-19, Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan tiga (3) instruksi. Pertama, terkait penutupan objek wisata di Bali. Kedua, penghentian kegiatan tajen (sabung ayam, red). Ketiga, melarang pengarakan ogoh-ogoh dalam bentuk apapun dan dimanapun.

Respons orang nomor satu di Bali ini terkait pandemi corona, mendapat apresiasi banyak pihak termasuk advokat senior yang juga pengamat kebijakan publik, Togar Situmorang, SH, MH, MAP.

“Untuk kesekian kalinya kita perlu apresiasi Bapak Gubernur Bali yang sigap dan cepat tanggap melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran dan penanganan virus corona di Pulau Dewata tercinta ini,” tutur Togar Situmorang, di Denpasar, Sabtu (21/3/2020).

Advokat yang menerima penghargaan Indonesia Most Leading Award 2019 dan terpilih sebagai The Most Leading Lawyer In Satisfactory Performance Of The Year ini menilai, Gubernur Koster dan jajaran sudah melakukan upaya maksimal, bekerja keras dengan serius dan sungguh-sunggguh dalam melakukan pencegahan dan penanganan virus corona.

“Upaya pembatasan aktivitas masyarakat di keramaian dan ruang publik serta social distancing (menjaga jarak) memang upaya yang paling rasional saat ini,” kata advokat yang masuk daftar 100 Advokat Hebat versi Majalah Property&Bank 2019 itu.

Namun demikian, advokat peraih penghargaan Indonesia 50 Best Lawyer Award 2019 ini mengingatkan bahwa kebijakan kepala daerah tersebut akan jauh lebih efektif kalau didukung kesadaran dan kedisiplinan bersama masyarakat. Tanpa itu, kebijakan Gubernur Koster justru tak bisa mencapai hasil maksimal.

“Pengurangan keramaian dengan pembatasan anak sekolah dengan belajar dari rumah, pembatasan jam buka mall, penutupan tempat wisata, sudah cukup bagus. Tinggal sekarang kita yang disiplin menjalankan sosial distancing. Jaga kesehatan diri dan keluarga,” tegas Ketua POSSI Denpasar ini.

Apresiasi Insentif yang Diberikan Pemerintah Pusat

Pada kesempatan yang sama, Togar Situmorang juga mengapresasi kebijakan dan insentif yang diberikan pemerintah pusat untuk membantu pelaku pariwisata Bali agar tidak semakin terpuruk akibat sepinya wisatawan ke Bali pasca pandemi corona ini. Salah satunya, penyetopan sementara pemungutan PHR (Pajak Hotel dan Restoran) selama enam bulan ke depan disertai kompensasi berupa insentif dari pemerintah pusat.

“Sekarang ini kalau objek wisata sudah tutup, kan pariwisata Bali makin terpukul,” ujar Ketua Hukum RS dr Moedjito Dwidjosiswojo Jombang, Jawa Timur ini.

Togar Situmorang pun berharap, pemerintah daerah segera juga melakukan langkah penyelamatan tenaga kerja pariwisata dan sekor lainnya yang paling parah terdampak wabah virus corona. Sebab sudah banyak karyawan terkena PHK dan dirumahkan.

“Saat ini fokus kita bersama memang dari sisi kesehatan dengan mencegah penyebaran virus agar tidak banyak jatuh korban. Tapi dari sisi ekonomi, masyarakat juga harus jadi perhatian serius pemerintah,” tandas Togar Situmorang, yang juga Dewan Pakar Forum Bela Negara Provinsi Bali ini.

“Kalau masyarakat lapar, tidak bisa kerja, tentu banyak masalah sosial timbul hingga bisa memicu berbagai aksi kriminalitas. Ini yang kita khawatirkan dan perlu diantisipasi bersama,” pungkas Founder dan CEO Law Firm Togar Situmorang, yang beralamat di Jalan Tukad Citarum Nomor 5 A Renon (Kantor Pusat), Jalan Gatot Subroto Timur Nomor 22 Kesiman Denpasar (Kantor Cabang Pertama di Bali), dan Gedung Piccadilly Jalan Kemang Selatan Raya Nomor 99, Room 1003-1004, Jakarta Selatan (Kantor Cabang di Jakarta) ini. (KI4)

Check Also

Budaya Literasi Merosot Picu Maraknya Hoaks dan Radikalisme

Ruteng (KitaIndonesia.Com) – Fenomena maraknya kasus ujaran kebencian serta hoaks hingga tumbuh suburnya radikalisme dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *