Home / Peristiwa / Nasional / Dukung Program BPUM Dilanjutkan, Parta: Syaratnya Harus Dipermudah
Anggota Komisi VI DPR RI I Nyoman Parta, saat berbicara dalam Rapat Kerja dengan Kementerian Koperasi dan UMKM. (istimewa)

Dukung Program BPUM Dilanjutkan, Parta: Syaratnya Harus Dipermudah

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Anggota Komisi VI DPR RI I Nyoman Parta, mendukung penuh program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) kembali dilanjutkan tahun 2021 ini. Legislator asal Gianyar, Bali, itu bahkan mengusulkan kepada pemerintah agar mempermudah syarat bagi calon penerima program ini.

Dukungan ini sebagaimana disampaikan Nyoman Parta dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Kementerian Koperasi dan UMKM, di Jakarta, Kamis (21/1/2021). Dalam rapat tersebut, ada beberapa poin penting yang dilontarkan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI ini.

“Pertama, pogram BPUM UMKM ini sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM, khususnya ultramikro. Dana 2,4 juta rupiah itu sangat membantu untuk membeli bahan baku, terutama palaku  UMKM yang banting setir dari sebelumnnya bekerja di pekerja wisata kemudian menjadi pelaku UMKM, sebagai dampak pandemi Covid-19,” kata Parta.

Kedua, Parta memberikan apresiasi sekaligus mendukung sepenuhnnya pogram BPUM ini dilanjutkan kembali tahun 2021. Apalagi menurut rencana, anggarannya dialokasikan sebanyak Rp28 triliun untuk 12 juta pelaku UMKM.

“Ketiga, kami memberikan catatan. Mengingat pogram BPUM ini bersifat stimulus, maka kita berharap  persyaratannya dipermudah, baik saat pengusulan maupun saat pihak bank penyalur melakukan pencairan,” harap Parta, yang juga mantan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali ini.

Keempat, lanjutnya, program BPUM diharapkan dapat dijadikan salah satu acuan dalam melakukan pendataan terkait digitalisasi database tunggal jumlah dan jenis UMKM. Ini penting mengingat Kementerian Koperasi, sebagaimana amanat UU Cipta Kerja, merupakan kementerian yang ditugaskan ubtuk membuat database tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Parta juga menyampaian apresiasi kepada pemerintah, karena mendengar aspirasi masyarakat. Salah satunya terkait penurunan suku bunga KUR.

“Kami mengapresiasi, karena harapan Dewan yang sudah berulang ulang disampaikan sesuai aspirasi masyarakat terkait penurunan suku bunga KUR dari 6 persen saat ini, sekarang sudah ada kebijakan baru menjadi 3 persen. Ini tentu mengembirakan. Kebijakan ini sangat baik,” pungkas Parta. (KI-33)

Check Also

Gaduh Helena Lim Terima Vaksin Covid-19, Togar Situmorang: Wajar Jika Publik Curiga

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Sosok Helena Lim, kembali menjadi sorotan publik. Maklum, sosialita kaya raya yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *