Home / Politik / Dugaan Politik Uang, AMMPD dan BASMI Desak Bawaslu Lampung Bersikap Tegas
Perwakilan AMMPD dan BASMI memberikan keterangan kepada wartawan usai aksi di Bawaslu Provinsi Lampung. (istimewa)

Dugaan Politik Uang, AMMPD dan BASMI Desak Bawaslu Lampung Bersikap Tegas

Lampung (KitaIndonesia.Com) – Aliansi Mahasiswa Masyarakat Pemantau Demokrasi (AMMPD) Lampung bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Muda lndonesia (BASMI) Lampung Tengah, menggelar aksi damai di Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung, Rabu (30/12/2020).

Aksi dilakukan dalam rangka menyampaikan pernyataan sikap terkait dugaan politik uang dalam Pilkada Lampung Tengah 2020. Dalam aksinya, massa menuntut Bawaslu Provinsi Lampung untuk memberikan hasil dari gugatan pasangan calon (Paslon) nomor urut 03 secara profesional sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Ini aksi kedua yang dilakukan AMMPD Provinsi Lampung. Kami mendesak Bawaslu Provinsi Lampung dapat memberikan keputusan atas sidang gugatan tersebut secara tegas. Tidak boleh ada intimidasi dari pihak manapun, termasuk Tergugat,” kata Koorlap Aksi, Rahman, usai aksi damai tersebut.

“Kami mendesak pihak Bawaslu agar tegas dalam mengambil keputusan sesuai dengan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, dimana apabila salah satu Paslon terbukti melakukan politik uang, pihak penyelenggara Pemilu dapat membatalkan Paslon tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua LSM BASMI Lampung Tengah, Abdul Razak, pada kesempatan yang sama mengungkapkan, Pilkada yang telah berlangsung pada 9 Desember lalu, khususnya di Lampung Tengah, telah dibajak oleh korporasi untuk memenangkan salah satu Paslon.

“Karena itu, kami menuntut Bawaslu Lampung Tengah, KPU Lampung Tengah, dan Bawaslu Provinsi Lampung, Bawaslu RI dan Dewan kehormatan penyelenggara Pemilu (DKPP), untuk menindak tegas dugaan masifnya money politic yang diduga dilakukan oleh salah satu Paslon dengan mengarahkan masyarakat untuk mencoblos, dan itu masuk dalam kategori terstruktur, sistematis, dan masif (TSM),” ujar Razak.

Hal itu, menurut dia, sebagai pintu masuk pihak Bawaslu untuk benar-benar menegakkan aturan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, agar dapat membatalkan Paslon tergugat.

“Beberapa hari lagi akan ada putusan dari Bawaslu Lampung, terkait hasil putusan gugatan salah satu Paslon ini. Kami mendesak Bawaslu Lampung, dapat menghasilkan putusan yang seadil-adilnya, dan benar-benar sesuai dengan bukti yang kami berikan. Apabila keputusannya melenceng, tidak menutup kemungkinan kami akan menggelar aksi lebih besar lagi, baik di Lampung maupun di Lampung Tengah,” pungkas Razak. (KI-33)

Check Also

Baliho Puan Mejeng di Berbagai Daerah, Pengamat: Untuk Persiapan Pilpres 2024

Jakarta (KitaIndonesia.Com) -Pemasangan baliho Puan Maharani di sejumlah daerah ditengarai sebagai persiapan menghadapi pemilihan presiden …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *