Home / Hukum / Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Polisi Periksa Mantan Kades Wae Sano
Kepala Satuan Unit Reskrim Polres Manggarai Barat Iptu Ridwan, SH. (kitaindonesia.com/itho umar)

Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Polisi Periksa Mantan Kades Wae Sano

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Polres Manggarai Barat saat ini tengah menangani kasus dugaan korupsi dalam proyek pembangunan jalan di Desa Wae Sano, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Kasus dugaan korupsi ini diproses, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat pada akhir tahun 2019 lalu.

“Kami sedang melakukan pemeriksaan beberapa saksi terkait adanya laporan dari masyarakat akan adanya dugaan penyalahgunaan dana desa di Desa Wae Sano, Sano Nggoang,” jelas Kepala Satuan Unit Reskrim Polres Manggarai Barat Iptu Ridwan, SH, di Mapolres Manggarai Barat, Labuan Bajo, Jumat (8/5/2020).

Dari beberapa saksi yang diperiksa, imbuhnya, satu di antaranya adalah mantan Kepala Desa (Kades) Wae Sano, berinisial YS. YS diketahui menjabat sebagai Kads Wae Sano selama dua periode, yakni tahun 2008 – 2013 dan 2014 – 2019. Diduga, YS telah melakukan tindak pidana korupsi pada proyek Pembangunan jalan di Desa Wae Sano saat menakhodai desa itu.

“Yang bersangkutan telah diperiksa terkait beberapa proyek pengerjaan jalan di Desa Wae Sano, khususnya pada proyek pengerjaan jalan dapam kurun waktu dua tahun terakhir, yakni tahun 2018-2019,” ujar Ridwan.

“Pemeriksaan mantan Kades Wae Sano ini merupakan hasil dari pengaduan masyarakat tentang pengerjaan proyek dana desa tahun 2018 -2019. Beberapa dugaan masyarakat yang menurut mereka ada pengerjaan yang tidak layak. Untuk itu, kami sudah panggil yang bersangkutan minggu lalu dan beliau sudah memberikan keterangan,” imbuhnya.

Selain YS, pihak kepolisian juga sudah memeriksa PPK Desa Wae Sano. Menurut rencana dalam waktu dekat penyidik juga akan memanggil Bendahara Desa Wae Sano di periode YS memimpin.

Guna melengkapi data penyelidikan, pihak kepolisian juga akan bekerja sama dengan Inspektorat Kabupaten Manggarai Barat. Apalagi Inspektorat telah mengantongi laporan data hasil proses pengerjaan di desa tersebut.

“Kami juga akan akan berkoordinasi dengan Inspektorat. Karena pekerjaan ini sudah lewat tahunnya, saya yakin dan percaya laporannya juga sudah ada di Inspektorat,” ujar Ridwan.

Selain itu, Polres Mabar juga dalam waktu dekat akan melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat Desa Wae Sano, khususnya warga yang sebelumnya telah memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Bahkan tim dari kepolisian juga sudah melakukan pengecekan di beberapa lokasi pengerjaan proyek. Pengecekan beberapa proyek ini sudah sesuai dengan lembar kerja yang diperoleh dari Inspektorat Manggarai Barat.

“Kami sudah turun ke lokasi dan mengecek hasil pengerjaan yang kami dapat sesuai dengan lembar kerja dari pihak Inspektorat dan datanya sudah ada di kita. Namun kita akan lebih fokus pada pengerjaan mana yang berkaitan dengan laporan masyarakat,” tandas Ridwan.

Sampai bulan Mei ini, Polres Manggarai Barat tengah melakukan penyelidikan mendalam, termasuk kepada beberapa pihak yang berkaitan dengan laporan ini.

“Kalau dilihat dari laporannya, lebih fokus pada pembangunan jalan. Baik itu terkait pembukaan jalan baru, hotmix ataupun lorong di desa. Pokoknya semua pembangunan jalan di desa tersebut. Sepengamatan kami, pengerjaan sesuai. Cuman kita mau lihat kira-kira dari pengerjaannnya, bagian mana yang menurut masyarakat itu tidak sesuai atau dipersoalkan. Ini yang akan coba kita gali terus. Laporan masyarakat kan karena dia melihat dan mendengar. Bisa juga laporannya didasari oleh hal lain. Tapi kita independen soal ini dan kita akan selidiki itu,” pungkas Ridwan. (KI21)

Check Also

Kriminalisasi Advokat, DPN Peradi Sikapi Serius Aduan Togar Situmorang

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) menggelar rapat secara tertutup …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *