Home / Nusantara / DPRD Mabar Pertanyakan Realisasi Bantuan untuk Mahasiswa Terdampak Covid-19
Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Vitus Usu. (kitaindonesia.com/itho umar)

DPRD Mabar Pertanyakan Realisasi Bantuan untuk Mahasiswa Terdampak Covid-19

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Hampir seluruh lapisan masyarakat merasakan dampak pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir. Selain masyarakat tak mampu serta mereka yang kehilangan pekerjaan, mahasiswa juga masuk kelompok paling terdampak wabah global ini.

Menyikapi kondisi ini, Pemkab Manggarai Barat (Mabar) melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) kabarnya sempat berjanji untuk membantu mahasiswa yang ikut terdampak. Sayangnya, belum ada kejelasan terkait realisasi bantuan dari anggaran penanganan Covid-19 tersebut.

Hal ini pun dipertanyakan oleh anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Vitus Usu. “Sampai sekarang janji adanya bantuan anggaran dari pemerintah untuk para mahasiswa yang terdampak Covid-19 itu belum direalisasikan. Lantas kapan realisasinya?” ujarnya, saat ditemui usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Selasa (16/6/2020).

Menurut dia, saat ini banyak yang mempertanyaan hal tersebut. Selain itu, harus ada kepastian apakah bantuan tersebut hanya untuk mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar wilayah Manggarai dan sudah kembali atau juga mahasiswa yang kuliah di wilayah Manggarai.

Setiap hari kami ditanya tentang hal ini. Lalu yang diberi bantuan itu apakah mahasiswa-mahasiswa yang berada di luar daerah dan kembali ke Manggarai atau juga yang kuliah di Manggarai. Ada mahasiswa dari Unika St Paulus Ruteng itu mestinya dibantu juga karena dampaknya sama. Tidak boleh ada perbedaan, tandas anggota Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Manggarai Barat itu.

Hal senada juga disampaikan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Manggarai Barat Robertus Loymans, secara terpisah. Ia meminta ketegasan dari Dinas PKO Manggarai Barat terkait bantuan untuk mahasiswa terdampak Covid-19 itu, apakah merupakan tanggung jawab Pemkab Manggarai Barat atau seluruhnya tanggung jawab Pemprov NTT.

“Kita mau rapat dengan Dinas PKO terkait ini, jelas Robertus, sembari mempertanyakan komitmen pemerintah dalam menangani dampak Covid-19 ini.

Jangan sampai hanya didengung-dengungkan, tetapi tidak direalisasikan. Adik-adik mahasiswa yang di luar Manggarai dan NTT selalu menelpon dan bertanya, apakah janji pemerintah itu jadi. Untuk itu dalam beberapa hari ke depan, kami akan memanggil dan melakukan rapat dengan Dinas PKO khusus terkait hal ini,” pungkas Robertus. (KI-21)

Check Also

Gubernur Bali: Peran Media Penting dalam Sosialisasikan Program Pemerintah

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Gubernur Bali Wayan Koster mengakui pentingnya kehadiran media, baik cetak maupun elektronik. …

6 comments

  1. Kalau tau beginikan jangan dulu langsung meminta data mahasiswa. Karena sekarang ini kebanyakan Mahasiwa itu butuh bukti, bukan hanya janji manis.

  2. Wihelmus Ngamal

    Kami juga di desa selalu menanyakan kapan realisasinya soalnya perlengkapan berupa kartu mahasiswa dan alamat tempat kuliah semuanya sudah terpenuhi. Untuk bapak dewan Yth. Tolong berjuang. Makasih

  3. Margareta v.sertai

    Pak, uda berapa bulan km menunggu informasi dari desa aapakah dana tersebut jd km terima atau tidak.
    Apa lg bagi km yg masih di tanah rantau sngt membutuhkan bantuan tersebut.
    Apa lagi sekarang situasinya makin ketat,km mau plng kekampung km masing” apalah daya badara ditutp,angktn laut pun di ttp juga.
    Dengan adanya informash kmrn lwt petugas desa mrk meminta data kami,dstu km sangat senang dan bersyukur dgn adanya bntuan tersebut.dan sampai skrng kami masih menunggu informasi dari desa smpe detik ini tak ada informasih lg.
    ” Kami mohon bpk pemerintah dengan sangt hormat….bukalah hati kalian untuk km mahasiswa yang masih di tanah rantau km tidak membutuh yg banyak asalkan janji kalian bisa menepati”.
    Orang tua km pun skrng semakin susah ekonominya sngt berkurang karna konflik covid-19 ini membuat penghasilan merka berkurang.

  4. Terima kasih pak atas kepedulian menyelami kebijakan ini. Aturan pemerintah untuk memberikan bantuan kepada lapisan masyarakat karena kasus pandemi yang melanda segala aspek kehidupan manusia sudah memasuki 3 bulan, akan tetapi semuanya belum terealisasi dengan baik. Terlebih khusus untuk mahasiswa yang kabarnya akan diberikan bantuan toh nyatanya hanya isu semata.

    Di Kabupaten Manggarai Timur ada sebagian mahasiswa yang sudah mendapatkan bantuan tersebut, di kabupaten Manggarai Baratnya kapan??? Kalau memang aturan pemerintah pusat untuk memberikan bantuan kepada Mahasiswa, kenapa tidak terealisasi dengan baik???

  5. Selamat Sore,
    kami sebagai Mahasiswa merasa bahagia sekali Ketika mereka Bahas soal ini, karena dari Dulu ini yang kami Tunggu dari Pemda Mabar, Harapan nya semoga terelisasi.Kalau seandainya tidak ada jatah Buat Mahasiswa, tolong jangan janji Palsu dan buat Sandiwara yang membuat kami Mahasiswa senang.kami juga bagian dari Masyarakat NKRI
    Kami juga Butuh pelukan dari pemerintah
    Kami juga ikut Dalam Pilkada di Negri ini.
    Besar Harapan kami kepada bapak pemerintah agar secepatnya di Pertimbangkan.
    Terima kasih dan salam sejahtera

  6. Yohanes Setiawan Madu

    ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *