Home / Politik / DKPP Akan Sidangkan Kasus LPPDK Nol Rupiah Caleg di Bali

DKPP Akan Sidangkan Kasus LPPDK Nol Rupiah Caleg di Bali

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah menjadwalkan sidang kasus dugaan manipulasi Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 lalu.

Kasus ini menyeret nama anggota DPRD Provinsi Bali Dr Somvir hingga jajaran komisioner KPU dan Bawaslu Provinsi Bali. Kasus ini dilaporkan ke DKPP oleh I Ketut Adi Gunawan (22), warga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali.

Dalam laporannya pada tanggal 14 Maret 2021, Adi Gunawan membeberkan kejanggalan LPPDK atas nama Dr Somvir selaku calon anggota legislatif (Caleg) Partai NasDem dari Dapil Buleleng pada Pileg 2019 lalu. Sebab, LPPDK Somvir justru senilai Rp0 alias nihil dana kampanye.

Hal tersebut, menurut Adi Gunawan selaku Pengadu, sangat tidak masuk akal. Sebab Somvir sendiri dalam proses kampanye Pileg 2019 di Buleleng menggunakan baliho serta mencetak kartu nama.

Menurut informasi, sidang perdana atas perkara Nomor 125-PKE-DKPP/ III/ 2021 akan dilaksanakan oleh DKPP secara virtual pada tanggal 18 Juni 2021 mendatang.

Komisioner KPU Bali selaku Teradu akan mengikuti persidangan DKPP dari Kantor KPU Bali, Jalan Tjokorda Agung Tresna Niti Mandala Denpasar. Sementara anggota Bawaslu Bali yang juga selaku Teradu akan mengikuti persidangan dari kantor di Jalan Moh Yamin Niti Mandala Denpasar.

Sidang perdana tersebut dengan agenda mendengar keterangan Pengadu Ketut Adi Gunawan. Hal tersebut sesuai Surat Panggilan Sidang DKPP Nomor 0992/ PS.DKPP/ Set.04/ VI/ 2021 tertanggal 11 Juni 2021, yang ditujukan kepada Pengadu.

“Kami sangat siap memberikan keterangan terkait pokok pengaduan kami. Kami berharap, DKPP memutus secara adil aduan ini sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Adi Gunawan, saat dihubungi di Denpasar, Senin 14 Juni 2021.

Sebelumnya, kasus dugaan manipulasi LPPDK Caleg Dr Somvir ini tidak dapat ditindaklanjuti oleh Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang melibatkan unsur kejaksaan, kepolisian, dan Bawaslu Bali. Dr Somvir pun dinyatakan berhak lolos ke DPRD Provinsi Bali 2019-2024 dari Dapil Buleleng.

Berselang hampir dua tahun setelah dilantik menjadi anggota DPRD Provinsi Bali, kasus ini dilaporkan ke DKPP. Dalam laporan ke DKPP tersebut, seluruh awak KPU dan Bawaslu Bali jadi pihak Teradu.

Mereka adalah Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan beserta empat komisioner yakni AA Gede Raka Nakula, I Gede John Darmawan, I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya, dan Luh Putu Sri Widyastini, serta Ketua Bawaslu Bali Ni Ketut Ariyani hingga empat anggota yakni I Ketut Rudia, I Wayan Wirka, I Ketut Sunadra, dan I Wayan Gede Widiyardana Putra. (KI-01)

Check Also

Perkara LPPDK Nol Rupiah, Ini Penjelasan KPU dan Bawaslu Bali dalam Sidang DKPP

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akhirnya menggelar sidang perdana terkait dugaan pelanggaran …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *