Home / Hukum / Dituduh dan Dilaporkan Mencemarkan Nama Baik, Klien Togar Situmorang Lapor Balik ke Polda Bali 
Advokat senior Togar Situmorang, SH, MH, MAP, saat mendampingi kliennya melaporkan balik Pelapor ke Polda Bali. (istimewa)

Dituduh dan Dilaporkan Mencemarkan Nama Baik, Klien Togar Situmorang Lapor Balik ke Polda Bali 

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Manusia sering disebut sebagai makhluk sosial. Hal itu terjadi karena dalam hidupnya, manusia selalu berinteraksi dengan manusia lainnya. Sering terjadi dalam interaksi itu, ada gesekan-gesekan yang bisa memicu konflik.

Oleh sebab itu, hukum kemudian dihadirkan. Hukum itu ada, untuk mengatur tingkah laku manusia dalam interaksi sosialnya.

Seringkali kita jumpai beberapa tingkah laku manusia, yang akhirnya berhadapan dengan hukum. Salah satunya adalah kasus pencemaran nama baik, baik di dunia maya maupun di dunia nyata, yang belakangan marak terjadi.

Sebagai contoh, klien dari Law Firm Togar Situmorang yang dituduh dan difitnah mencemarkan nama baik seseorang. Ia dilaporkan ke Polda Bali, lalu ditetapkan status tersangka oleh penyidik. Padahal, menurut pengakuan dan fakta yang dipegangnya, tuduhan tersebut sama sekali tidak mendasar.

Singkat cerita, klien Law Firm Togar Situmorang ini mendapat surat panggilan sebagai tersangka atas laporan polisi tertanggal 02 April 2020 tersebut. Ia kemudian diperiksa pada tanggal 15 April 2020 di Polda Bali.

“Sebelum dinaikkan statusnya sebagai tersangka, klien kami masih berstatus sebagai saksi telah memberikan keterangan yang sebenarnya bahwa tidak pernah ada kata memaki, atau menuduh dengan kata-kata kotor lainnya. Bahkan pada saat diperiksa sebagai saksi sudah sangat jelas dijelaskan, dan kepada penyidik telah ditunjukkan bukti rekaman dari handphone klien kami yang isinya memang tidak ada kata-kata sebagaiman dituduhkan seperti pada BAP Pelapor,” kata advokat senior Togar Situmorang, SH, MH, MAP, di Denpasar, Rabu (13/5/2020).

Atas pemanggilan sebagai saksi tersebut dan telah memberikan keterangan yang sebenar-benarnya, klien Law Firm Torgar Situmorang ini mengira bahwa masalahnya sudah selesai. Namun pada tanggal 31 Maret 2020, ternyata dirinya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan pada tanggal 02 April 2020 sudah diberikan surat panggilan.

“Dia panik, gelisah, takut dan bingung. Akhirnya mencari pengacara ke sana-sini untuk membantu permasalahan hukum yang dihadapinya. Setelah sekian pengacara yang dijumpai, akhirnya menentukan untuk menggunakan jasa hukum dari Law Firm Togar Situmorang,” tutur advokat yang dijuluki Panglima Hukum ini.

Selanjutnya pada tanggal 15 April 2020, klien Law Firm Togar Situmorang bersama tim hukum mendatangi Polda. “Klien kami terkejut pada saat di-BAP oleh penyidik, klien kami dituduh telah melakukan tindak pidana mencemarkan nama baik seseorang. Klien kami tidak terima atas tuduhan tersebut, dan langsung memberikan bukti kepada penyidik bahwa klien kami ini benar-benar tidak bersalah,” jelas Togar Situmorang, yang juga Ketua Hukum RS Dr Moedjito Dwidjosiswojo Jombang, Jawa Timur ini.

Togar Situmorangvmerasa kasihan dengan klien yang didampinginya itu. Sebab, dari bukti yang dimiliki, ia sesungguhnya tidak bersalah dan dituduh melakukan tindakan yang tidak pernah dilakukannya. Itu sebabnya, Togar Situmorang yang memiliki motto “Melayani Bukan Dilayani” akan berjuang membantu permasalahan hukum yang sedang dihadapi kliennya itu.

“Hendaklah keadilan ditegakkan, walaupun langit akan runtuh (Fiat Justitia Ruat Caelum) kami akan tetap berjuang.” tegas Togar Situmorang. “Karena sebagai warga negara yang memiliki kedudukan yang sama di mata hukum (equality before the law), kami memiliki hak untuk melaporkan balik orang tersebut karena sudah mencemarkan nama baik dan memberikan keterangan palsu terhadap penyidik,” imbuh Ketua Pengurus Kota Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Pengkot POSSI) Kota Denpasar ini.

Togar Situmorang pun mengapresiasi sikap Polda Bali, karena sudah menerima laporan klien yang didampinginya. Pihaknya akan tetap konsisten untuk mengawal kasus ini.

“Khusus untuk Polda Bali, kami memohon agar bisa memproses laporan klien kami sesuai koridor hukum yang benar serta diharapkan supaya lebih cepat menetapkan tersangkanya. Apalagi alat buktinya sudah cukup yaitu BAP pada saat pemeriksaan atas laporan tersebut dan adanya rekaman yang disita (ada tanda bukti penyitaan, red). Dengan adanya dua alat bukti tersebut, seharusnya Polda Bali sudah bisa menetapkan tersangkanya,” pungkas Founder dan CEO Firma Hukum di Law Firm Togar Situmorang, yang beralamat di Tukad Citarum Nomor 5A Renon (Kantor Pusat ) dan Jalan Gatot Subroto Timur Nomor 22 Kesiman, Denpasar (Cabang Denpasar) serta Gedung Piccadilly Room 1003-1004, Jalan Kemang Selatan Raya Nomor 99, Jakarta Selatan (Cabang Jakarta) ini. (KI4)

Check Also

Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi, Togar Situmorang: Tindak Tegas Oknum Dosen Mesum!

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen berinisial W terhadap seorang mahasiswi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *