Home / Politik / Diskualifikasi Pasangan Orient Patriot Riwu Kore – Thobias Uly, MK Perintahkan KPU Gelar Pilkada Ulang
Hakim Konstitusi Saldi Isra membacakan pertimbangan hukum Mahkamah dalam sidang pengucapan putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Sabu Raijua, Kamis 15 April 2021. (humas mk)

Diskualifikasi Pasangan Orient Patriot Riwu Kore – Thobias Uly, MK Perintahkan KPU Gelar Pilkada Ulang

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan mendiskualifikasi pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2 Orient Patriot Riwu Kore dan Thobias Uly, pada Pilkada Sabu Raijua 2020. MK juga memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menggelar Pilkada ulang.

Demikian amar putusan MK atas perkara nomor 135/ PHP.BUP-XIX/ 2021 yang dibacakan dalam sidang di Ruang Sidang Pleno MK, Kamis 15 April 2021. Perkara ini diajukan oleh pemohon pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 3, Taken Irianto Radja Pono dan Herman Hegi Radja Haba.

“Menyatakan mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut 2 Orient Patriot Riwu Kore dan Thobias Uly dari kepesertaan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sabu Raijua Tahun 2020,” kata Ketua MK Anwar Usman, yang didampingi oleh delapan Hakim Konstitusi lainnya.

Baca Juga: Sengketa Pilkada Sabu Raijua, MK Diskualifikasi Pasangan Orient Patriot Riwu Kore-Thobias Uly

MK pun memerintahkan KPU selaku termohon dalam perkara ini untuk melaksanakan pemungutan suara ulang Pilkada Sabu Raijua 2020 dengan diikuti dua pasangan calon, masing-masing Pasangan Calon Nomor Urut 1 Nikodemus N Rihi Heke dan Yohanis Uly Kale serta Pasangan Calon Nomor Urut 3 Taken Radja Pono dan Herman Hegi Radja Haba.

“Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan pemungutan suara ulang adalah paling lama 60 hari kerja, sejak diucapkannya putusan mahkamah,” tegas Anwar Usman.

Dalam amar putusannya, MK juga membatalkan empat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sabu Raijua. Pertama, Keputusan Nomor 342/ HK.03.1-Kpt/ 5320/ KPU-Kab/ XII/ 2020 Tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua Tahun 2020, tertanggal 16 Desember 2020.

Kedua, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sabu Raijua Nomor 152/ HK.03.1-Kpt/ 5320/ KPU-Kab/ IX/ 2020 Tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang Memenuhi Syarat Sebagai Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua Tahun 2020, tertanggal 23 September 2020.

Ketiga, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sabu Raijua Nomor 153/ HK.03.1-Kpt/ 5320/ KPU-Kab/ IX/ 2020 Tentang Penetapan Nomor Urut dan Daftar Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua Tahun 2020, tertanggal 24 September 2020.

Keempat, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sabu Raijua Nomor 25/ HK/ 03.1-Kpt/ 5420/ KPU-Kab/ 2021 Tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua Tahun 2020, tertanggal 23 Januari 2021.

Sebelumnya, Hakim Konstitusi Saldi Isra menguraikan mengenai konsekuensi ketidakabsahan pasangan calon terhadap hasil Pilkada Sabu Raijua 2020. Mahkamah berpendapat, batalnya pasangan calon nomor urut 2 sebagai pasangan calon peserta Pilkada Sabu Raijua, sementara pasangan tersebut merupakan pasangan calon terpilih, telah mengakibatkan kekosongan posisi peringkat pertama dalam hal perolehan suara.

Kekosongan demikian, menurut Mahkamah, tidak dapat begitu saja diisi dengan menunjuk pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak peringkat kedua sebagai pasangan calon terpilih.

“Mengingat perolehan suara (yang menunjukkan dukungan pemilih) dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sabu Raijua Tahun 2020 tersebar kepada ketiga pasangan calon,” papar Saldi Isra.

Dengan pertimbangan demikian, lanjutnya, demi meneguhkan kembali legitimasi atau dukungan rakyat kepada pasangan calon yang kelak akan terpilih dan memimpin Kabupaten Sabu Raijua, maka Mahkamah berpendapat harus dilaksanakan pemungutan suara ulang.

“Pemungutan suara ulang hanya menyertakan dua pasangan calon, yaitu Pasangan Calon Nomor Urut 1 Nikodemus N Rihi Heke dan Yohanis Uly Kale, serta Pasangan Calon Nomor Urut 3 Taken Radja Pono dan Herman Hegi Radja Haba,” ujar Saldi Isra. (KI-01)

Check Also

Dapat Dukungan Bulat, Sewargading Nakhodai PKB Manggarai Barat

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Manggarai Barat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *