Home / Hukum / Diduga Libatkan Mafia, Tanah 1 Hektar Lebih Milik Warga Bangli Terancam Hilang

Diduga Libatkan Mafia, Tanah 1 Hektar Lebih Milik Warga Bangli Terancam Hilang

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Nasib malang dialami pria bernama Nyoman Mana (38) warga Banjar Lampu, Desa Catur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Tanah miliknya seluas 1 hektar 15 are terancam hilang lantaran disertifitkan oleh pihak desa adat setempat.

“Padahal sudah jelas tanah tersebut milik Nyoman Mana yang merupakan warisan dari kakeknya almarhum Nang Warni,” terang I Made Ardana SH, CIL, CPL selaku kuasa hukum Nyoman Mana, Selasa (16/3/2021) di Denpasar.

Made Ardana menduga kasus ini melibatkan mafia tanah. Lantaran, tanpa sepengetahuan kliennya, tanah empat petak yang awalnya berupa perkebunan ini dipecah dan disertifikatkan sepihak.

“Tanah yang merupakan satu sertifikat dipecah menjadi 28 sertifikat oleh pihak desa adat setempat pada tahun 2019 lalu, aneh kan,” tutur pengacara yang juga Ketua DPD Ferari Provinsi Bali ini.

Bahkan lanjutnya, oleh oknum pejabat desa adat tanah tersebut dijadikan perumahan untuk dijual dan saat ini sudah ada penghuninya.

Anehnya ucap Made Ardana, pada tahun 2009 kliennya pernah mengajukan pemblokiran ke BPN Kabupaten Bangli. Namun tetap saja proses pensertifikatan berlanjut.

Ditambahkan, sebelum melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Denpasar, pihaknya sudah melaporkan kasus tersebut ke Polda Bali.

Di tempat yang sama Nyoman Mana berharap agar kasus ini segera selesai dan tanah dapat kembali menjadi miliknya kembali. (*)

Check Also

Law Firm Togar Situmorang Kembali Menangkan Perkara, Pengadilan Eksekusi Villa di Batu Layar

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Kerja keras Law Firm Togar Situmorang kembali berbuah manis. Kantor hukum yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *