Home / Olahraga / Dari Maribaya, Togar Situmorang Meramal Belanda Akan Rajai EURO 2020
Advokat Togar Situmorang optimistis Belanda akan tampil sebagai juara EURO 2020. (istimewa)

Dari Maribaya, Togar Situmorang Meramal Belanda Akan Rajai EURO 2020

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Setelah tertunda hampir setahun, pagelaran sepakbola akbar tanah Eropa akhirnya digelar. Bahkan sejumlah tim tangguh, telah menunjukkan tajinya pada laga perdana penyisihan grup EURO 2020.

Satu di antaranya adalah Belanda. Di laga perdana Grup C, De Oranje sukses menaklukkan Ukraina dengan skor 3-2. Kemenangan ini pun membawa asa bagi para pencinta timnas Belanda di seluruh dunia.

Apalagi tim dari Negeri Kincir Angin itu sudah lama puasa gelar juara. Baik di level Eropa maupun Piala Dunia.

Tak berlebihan jika fans Belanda menaruh harapan, Belanda akan tampil gemilang pada laga kedua saat menjamu Austria, Jumat 18 Juni 2021 dinihari. Sebelumnya di laga perdana, Austria tampil garang dengan menjinakkan tim debutan Makedonia Utara dengan skor 3-1.

Dari jutaan fans Belanda di seluruh dunia, satu di antaranya adalah advokat kondang Togar Situmorang, SH, MH, MAP, CMed, CLA. Bahkan dari Maribaya Natural Hot Spring Resort, Lembang, dalam balutan kaus berlambang Federasi Sepak Bola Belanda, Togar Situmorang mengaku sudah tidak sabar menanti kabar lolosnya Belanda dari penyisihan Grup C Piala Eropa 2020 ini.

Advokat kelahiran Jakarta itu tak ragu sedikitpun jika Belanda akan mampu melewati hadangan Austria dalam laga kedua. Jika menang, maka Belanda akan mengunci satu tiket menuju babak 16 besar.

“Belanda kembali akan memukul Austria. Johan Cruijff Arena akan pecah,” tutur pengacara kondang yang digelari “Panglima Hukum” itu, di sela-sela penantian laga Belanda versus Austria.

Togar Situmorang tak peduli jika pernyataannya dinilai bombastis. Ia meyakini, tim binaan Frank De Boer masih lebih kuat dari Austria. Apalagi De Oranje untuk kedua kalinya tampil di depan pendukungnya sendiri. Jadi, tak mungkinlah Belanda akan kalah.

“Berapa skor kemenangannya, bagi aku tak penting. Harapannya tentu bisa mencetak sebanyak mungkin gol ke gawang lawan,” tandas suami dari Ellen Mulyawati itu.

Sehari-hari tinggal di Denpasar, Bali, Togar Situmorang sejak Kamis siang berada di Lembang, Jabar, untuk menyelesaikan urusan kliennya. Di Maribaya ini pula ia akan mencoba menyaksikan duel tim idolanya dengan Austria dinihari nanti.

Ah, yakin bisa nonton? Ayah dari Axl Mattew Situmorang, Alexander Situmorang, SH, dan Shinta Adellia ini tergelak.

“Pasti aku coba. Pertandingan pertama, saat menang 3-2 dari Ukraina, memang aku lepas. Yang kedua ini tak kalah serunya, meski Belanda unggul dalam beberapa pertemuannya dengan Austria,” jawabnya, sudah menyerupai komentator handal.

“Iya, sekarang aku sering diselorohi teman-teman pengacara. Lho, Panglima Hukum koq bicara sepak bola? Aku bilang, pengacara tak tabu juga bicara sepak bola. Bahkan Alexander Ceferin, presiden UEFA itu, juga seorang pengacara,” imbuh pengacara hukum bisnis dan legal corporate itu.

“Aku tak tahu siapa saja di antara teman-teman pengacara yang menyukai sepak bola. Kalau sekadar suka, mungkin banyak. Tetapi, taruhan? Nah, aku nggak tahu itu,” tandas kakek dari Emmery dan Marria Situmorang ini.

Diketahui, Belanda sebelumnya mengalahkan Ukraina 3-2. Sementara Austria menang 3-1 atas tim debutan Makedonia Utara.

Keberhasilan kedua tim mendulang tiga poin di laga perdana diyakini akan membuat laga berjalan dengan tensi tinggi. Siapapun yang memenangkan pertandingan ini, dipastikan menjejak ke babak 16 besar.

“Belanda, yes! Belanda juga pasti akan jadi juara grup, mengingat lawan terakhirnya adalah tim terlemah yakni Makedonia Utara,” ujar pengacara selebritas ini dengan nada yakin.

Belanda, menurut Togar Situmorang, bagaimanapun sudah dikenal sebagai salah satu kekuatan besar sepak bola dunia.

Belanda pada eranya dikenal sebagai juara dunia tanpa mahkota terutama pada Piala Dunia 1974 dan 1978. Karena secara dua kali berturut-turut hanya mampu finish sebagai runner-up.

Prestasi terbaik yang diukir Belanda adalah menjuarai Piala Eropa tahun 1988 di Jerman. Kemudian di level Piala Dunia, Timnas Belanda sudah tiga kali berstatus runner-up termasuk di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

“Menurut hemat saya, sejak bergulirnya kejuaraan Piala Eropa tahun 1960 yang pada saat itu Uni Soviet meraih gelar pertama di Prancis, tentu untuk di Piala Eropa sekarang ini sangat berbeda. Saat ini tim-tim yang kuat hanya Perancis, Jerman, Spanyol dan Italia,” kata Togar Situmorang.

“Tetapi patut kita ingat, pada Piala Eropa 1988 yang digelar di Jerman, sebuah tim dengan gaya total football mampu menjuarai turnamen yang digelar 4 tahun sekali itu, yakni Belanda,” Togar Situmorang menegaskan.

Pelatih Frank de Boer, diakuinya sangat bersinar di Belanda saat ini. Karena itu, Belanda akan mengejutkan tim sekelas Jerman, Spanyol dan lainnya.

Nederland keert terug naar totaal voetbal,” pungkas Togar Situmorang. (KI-01)

Check Also

Law Firm Togar Situmorang Gelar Futsal Sehat Bersama Artis Dangdut Ibu Kota

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Tetap sehat di tengah pandemi Covid-19. Hal ini selalu dilontarkan oleh advokat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *