Home / Nusantara / Catat! Pramuwisata Wajib Miliki Sertifikat Uji Pengetahuan Budaya Bali
Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) saat menyampaikan tanggapan terhadap pandangan umum fraksi dalam sidang paripurna DPRD Provinsi Bali. (humas dprd bali)

Catat! Pramuwisata Wajib Miliki Sertifikat Uji Pengetahuan Budaya Bali

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan, seluruh pramuwisata di Pulau Dewata wajib memiliki Sertifikat Uji Pengetahuan Budaya Bali. Sertifikat ini bisa dimiliki oleh pramuwisata yang telah menganron Kartu Tanda Pengenal Pramuwisata.

Koster melontarkan hal tersebut saat menyampaikan ‘Tanggapan Gubernur Bali Terhadap Pandangan Umum Fraksi Atas Ranperda Tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali, Ranperda Tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Bali, serta Ranperda Tentang Standar Penyelenggaraan Kesehatan’ dalam sidang paripurna DPRD Provinsi Bali, di Gedung Dewan, Jumat (13/3/2020).

Koster menyampaikan hal tersebut sekaligus menanggapi pandangan Fraksi Golkar DPRD Provinsi Bali terhadap Ranperda Tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Bali, dalam sidang paripurna sebelumnya. Ketika itu, Fraksi Golkar meminta penjelasan Gubernur, terkait pramuwisata yang berasal dari luar Bali yang umurnya sudah 55 tahun, apakah dikecualikan harus memiliki Sertifikat Uji Pengetahuan Budaya Bali.

“Sertifikat Uji Pengetahuan Budaya Bali berlaku bagi semua pramuwisata yang telah memiliki Kartu Tanda Pengenal Pramuwisata,” ujar Koster, yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali.

Untuk pramuwisata dari luar Bali, demikian mantan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu, sampai saat ini belum ada yang memenuhi kriteria bekerja selama 25 tahun atau telah berumur 55 tahun.

“Dengan demikian, pasal (dalam Ranperda Tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Bali) kriteria tersebut tidak dapat diterapkan bagi pramuwisata dari luar Bali dan tetap harus memiliki Sertifikat Uji Pengetahuan Budaya Bali,” tegas Koster.

Pada kesempatan yang sama, politikus asal Sembiran, Kabupaten Buleleng, Bali ini juga sependapat dengan saran Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali terkait pembentukan lembaga berkelas internasional yang melaksanakan sertifikasi sumber daya manusia kepariwisataan di Bali.

“Saran Fraksi PDI Perjuangan terkait pembentukan lembaga yang kredibel dan diakui secara internasional dalam melaksanakan sertifikasi kompetensi sumber daya manusia kepariwisataan di Bali, kami sangat sependapat,” tutur Koster, dalam sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama, ini. (KI4)

Check Also

Ajak Masyarakat Vaksin dan Jaga Imun, Togar Situmorang: Jangan Remehkan Virus Corona!

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Hampir dua tahun dunia dirundung bencana wabah virus corona. Virus yang berasal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *