Home / Peristiwa / Nasional / Catat! Dana Desa Bisa Digunakan untuk Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19
Taufik Madjid. (istimewa)

Catat! Dana Desa Bisa Digunakan untuk Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Pemerintah terus mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan laju penyebaran virus corona jenis baru atau Covid-19. Selain paket insentif secara nasional, pemerintah juga memikirkan upaya pencegahan serta penanganan virus corona hingga tingkat desa. Salah satunya, pemerintah desa dapat memanfaatkan dana desa untuk mencegah dan menangani penyebaran Covid-19.

Hal ini dibenarkan Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarat Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Taufik Madjid, di Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

“Artinya, bahwa (pemerintah) telah memberikan peluang kepada desa agar bisa menggunakan dana desa untuk kita mencegah berbagai macam aspek, khususnya terkait dengan meluasnya virus Corona 19,” tutur Taufik.

Menurut dia, pada upaya pencegahan, pemerintah desa bisa menggunakan dana desa untuk mengedukasi masyarakat di wilayah masing-masing. Ia mencontohkan, pemerintah desa dapat melakukan kampanye pola hidup sehat dan bersih kepada warga.

Pemerintah desa juga dapat menggunakan dana desa untuk penanganan covid-19. Penggunaan dana dapat disesuaikan dengan tingkat eskalasi yang ada di wilayah masing-masing.

“Oleh sebab itu, kepada seluruh jajaran pemerintah desa, kepala desa, badan permusyawaratan desa (BPD), dan perangkat desa, bahkan tokoh-tokoh masyarakat, kami menghimbau untuk segera melakukan langkah-langkah persiapan dan antisipasi dengan tetap pedomani instruksi dari gugus tugas yang ada di daerah sehingga penggunaan dan kebutuhan kebutuhan masyarakat yang sesuai dengan skala yang dialami oleh masyarakat semua,” pesan Taufik.

Terkait dengan administrasi dan akuntabilitas, Taufik meminta jajaran pemerintah desa untuk mempercepat penyiapan dokumen administrasi. Ini dibutuhkan, untuk persyaratan pencairan dana desa. Tahun ini, pencairan melalui transfer dari rekening kas umum negara ke rekening kas desa.

Taufik juga menekankan kerja sama dan koordinasi yang baik pemerintah desa, BPBD, pemerintah kabupaten dan dinas terkait, khususnya perubahan anggaran desa atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Terkait dana desa, pencairan secara bertahap disesuaikan dengan syarat-syarat yang telah dipenuhi oleh pemerintah desa.

“Jajaran pemerintah desa supaya mempercepat syarat-syarat pencairan dana desa karena untuk tahun ini, tahap pertamanya 40%, tahap kedua 40%, dan tahap ketiga 20%.  Tahap pertama 40% kurang lebih ada Rp 28,8 triliun,” beber Taufik.

Alokasi dana didistribusikan untuk 74.953 desa di 434 kabupaten dan kota di Indonesia. Dana desa yang diperoleh oleh pemerintah desa dapat segera untuk mengantisipasi, mencegah, sekaligus menangani luasnya dampak penyebaran  Covid-19. (KI15)

Check Also

Togar Situmorang Dukung Keputusan Presiden Jokowi Tunjuk Prabowo Sebagai Kapolri

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *