Home / Peristiwa / Nasional / Catat!!! Anak Muda Potensial Tulari Covid-19 ke Manula

Catat!!! Anak Muda Potensial Tulari Covid-19 ke Manula

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, anak muda memiliki potensi besar sebagai pembawa (carrier) mikroorganisme SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 dan menularkan kepada orang tua atau manusia usia lanjut (Manula).

Menurut dia, hal ini dapat terjadi ketika anak muda yang sudah terkena namun tampak sehat, kemudian secara langsung maupun tak langsung membawa virus tersebut ke lingkungan yang terdapat manula.

“Anak muda harus memperhatikan betul. Jangan sampai menjadi sumber penyebaran virus di lingkungan keluarga dan sekitarnya. Anak muda bukan tidak bisa kena. Bisa kena, namun tanpa gejala. Hal itu yang kemudian menjadi faktor penyebaran Covid-19 secara cepat,” kata Yurianto, di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB), Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Anak muda yang nampak sehat, dalam beberapa kasus justru bisa menjadi pembawa mikroorganisme SARS-CoV-2 kepada golongan manusia usia lanjut. Ketika kita terkena dan tidak isolasi diri, ini problem mendasar sehingga sebarannya cepat,” imbuhnya.

Karena itu, Yurianto mengajak siapapun termasuk yang merasa sehat agar benar-benar mematuhi imbauan pemerintah untuk lebih banyak tinggal di rumah dengan isolasi mandiri.

“Jangan ke luar rumah dan beraktivitas jika benar-benar tidak diperlukan,” tandas Yurianto, mengingatkan.

Ia menambahkan, pihaknya sudah beberapa kali memberikan informasi tentang upaya-upaya pencegahan penularan penyakit Covid-19, yang didasari kontak dekat akibat cemaran droplet sakit kepada orang lain, baik melalui batuk atau bersin.

Materi cemaran yang berisi SARS-CoV-2itu, demikian Yurianto, dapat berada di udara (airborn). Karena itu, sangat penting bagi siapa saja untuk menjaga jarak interaksi minimal satu meter.

“Kita ingatkan tetap laksanakan upaya menjaga jarak saat melaksananan kontak sosial, jangan kurang dari satu meter. Ini penting untuk menghindari kerumunan, pertemuan-pertemuan menghadirkan banyak orang yang memiliki peluang penularan penyakit ini,” tegasnya.

Cemaran itu, lanjut Yurianto, juga dapat tertinggal di benda mati. Banyak kejadian cemaran di benda mati tertinggal dan tidak sengaja disentuh orang sehat sehingga pindah tangan. Kemudian, korban yang tangannya tercemar memindahkan virus ke tubuhnya, baik melalui area muka atau saluran napas, karena tidak mencuci tangan.

“Oleh karena itu, penting bagi seluruh masyarakat agar melakukan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Selebihnya bagi masyarakat yang tengah menjalankan giat bekerja di rumah (work from home) juga diharapkan agar mematuhi protokol tersebut dan tidak ke luar rumah tanpa alasan penting seperti memenuhi kebutuhan pangan atau kesehatan,” Yurianto. (KI15)

Check Also

Presiden Jokowi Sudah Divaksin, Togar Situmorang: Saya Dukung dan Siap Divaksin

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Hampir setahun Indonesia dilanda wabah virus corona. Kondisi ekonomi terpuruk, kehidupan masyarakat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *