Home / Nusantara / BOPLBF Gelar Pelatihan Pembuatan Seragam Tari dan Properti Sanggar Seni
Suasana pelatihan yang dilaksanakan oleh BOPLBF. (istimewa)

BOPLBF Gelar Pelatihan Pembuatan Seragam Tari dan Properti Sanggar Seni

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) kembali menggelar pelatihan dalam rangka mendukung Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata premium. Kali ini, BOPLBF menggelar Pelatihan Pembuatan Seragam Tari dan Properti Sanggar Seni.

Kegiatan yang dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas keterampilan dan kreativitas para pelaku seni di Sanggar Seni I Production Cowang Dereng, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, ini berlangsung tanggal 3-20 September 2020.

Kegiatan ini telah menghasilkan beberapa produk seni kreatif lokal. Di antaranya adalah seragam tari Mbero dan Balibelo.

Menurut Direktur Utama BOPLBF Shana Fatina, kehadiran sanggar seni sangat penting karena menjadi salah satu kekuatan sebagai daya tarik wisata di Labuan Bajo. Melalui aktifitasnya, sanggar seni bisa menjadi salah satu bentuk narasi budaya melalui musik, gerak dan tutur.

“Sanggar itu punya kemasan narasi yang unik dan menarik. Daya pikatnya ada pada dinamika musik, gerak dan tari. Nah, ini yang kemudian menjadi salah satu kekuatan budaya lokal di masing-masing daerah. Nafasnya harus dijaga dan perlu terus dikembangkan dengan ide-ide yang selalu baru,” jelas Shana, dalam keterangannya, di Labuan Bajo, Kamis (10/9/2020).

Ia menambahkan, melalui pelatihan yang diselenggarakan BOPLBF ini, sanggar-sanggar tari diharapkan dapat semakin memperluas gagasannya dengan kreativitas melalui berbagai properti sanggar yang menjadi pelengkap ide cerita yang akan disendratarikan.

“Ini salah satu cara menjaga dan merawat kebudayaan kita. Teman-teman sanggar kita latih membuat kreasi seragam dan balibelo serta properti lainnya. Semua unsur budaya dari segi warna, motif, maupun simbol budaya ada di situ. Kita perkuat teman-teman pegiat seni tari, biar mereka makin semangat berkarya dan berinovasi melalui seni tari,” tandas Shana.

Pada hari pertama pelatihan, para peserta pelatihan mendapatkan bahan-bahan berupa kain dan juga bahan mentah properti yang diberikan oleh BOPLBF. Bahan-bahan ini nantinya akan dibuat seragam tari dan properti seperti Mbero dan Balibelo.

Pelatihan pembuatan seragam tari dan properti sanggar seni ini diikuti oleh perwakilan sembilan sanggar di Kabupaten Manggarai Barat, seperti Sanggar I Production (Labuan Bajo), Sanggar Molas Naga Komodo (Labuan Bajo), Sanggar Wela Rana (Melo), Sanggar Mutiara Rekas (SMP Rekas), Sanggar Pokdarwis (Pulau Komodo), Sanggar Wae Mose (SD Wae Mata Labuan Bajo), Sanggar Wela Linu, Sanggar Legori (Labuan Bajo), dan Sanggar Lami Rahit (SDN 2 Labuan Bajo).

Untuk Pelatihan Pembuatan Seragam Tari dan Properti ini, narasumber yang dihadirkan adalah Konradus Jeladu, Andi Tenrilebbi, dan Maria Rita. Hasil dari pelatihan pembuatan seragam tari dan properti ini nantinya akan disumbangkan untuk sanggar seni peserta pelatihan masing-masing, sebagai bentuk apresiasi dari BOPLBF atas hasil jerih payah peserta yang telah mengikuti kegiatan ini. (KI-21)

Check Also

Jaga Kamtibmas, BMI Jalin Kerja Sama dengan Polda Bali

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Sebagai salah satu elemen bangsa, Banteng Muda Indonesia (BMI) Provinsi Bali memiliki …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *