Home / Peristiwa / Nasional / BKKBN Gelar Sosialisasi, Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana di Labuan Bajo
Direktur Teknologi Informasi dan Data BKKBN Pusat Dr Mahyuzar, MSi (kanan) saat berbicara dalam acara Sosialisasi, Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana di Labuan Bajo. (kitaindonesia/san edison)

BKKBN Gelar Sosialisasi, Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana di Labuan Bajo

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar ‘Sosialisasi, Advokasi dan KIE (Komunikasi Informasi Edukasi) Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja’ di Aula SDK Yosefa Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Senin 12 April 2021.

Hadir dalam kegiatan ini Direktur Teknologi Informasi dan Data BKKBN Pusat Dr Mahyuzar, MSi, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT Marianus Mau Kuru, SE, MPH, serta Kadis Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Manggarai Barat Melkior Nurdin.

Menurut Mahyuzar, Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) pada dasarnya adalah program yang berfokus dan menjadikan keluarga sebagai sandaran pembangunan.

“Program ini mengarahkan bagaimana keluarga mempunyai rencana berkeluarga, mempunyai anak, mempunyai pendidikan sehingga terbentuk keluarga-keluarga yang berkualitas,” paparnya.

Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene didampingi Wakil Ketua DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena saat menyerahkan secara simbolis paket sembako dan merchandise dari BKKBN untuk 100 keluarga di Manggarai Barat. (kitaindonesia/san edison)

Mahyuzar menjelaskan, program Bangga Kencana memiliki tiga aspek penting yang harus diaksanakan. Pertama, keluarga. Penekanannya, bagaimana membina keluarga balita dan anak, bagaimana membina keluarga remaja dan bagaimana membina keluarga lansia.

Kedua, kependudukan. Ini terkait grand desain kependudukan serta pelaksanaan pembangunan akan sangat dipengaruhi oleh jumlah penduduk yang ada.

Ketiga, Keluarga Berencana bukan hanya bicara masalah alat kontrasepsi suntik, pil, kondom dan sebagainya. Namun di dalam Keluarga Berencana juga mencakup bagaimana kesehatan reproduksi bisa dijaga.

“Untuk menyukseskan semua ini tentu perlu dukungan dari mitra kerja BKKBN, termasuk Komisi IX DPR RI,” tutur Mahyuzar, yang mengaku kesan pertama berada di Labuan Bajo adalah seperti berada di kampung halamannya di Aceh.

Pada kesempatan yang sama,
Mahyuzar juga menginformasikan bahwa Presiden Jokowi telah menunjuk BKKBN sebagai koordinator program pendataan keluarga dan stunting Indonesia.

“Ada 22 lembaga yang mengurus stunting. Dan mulai tahun ini Presiden telah menunjuk kita (BKKBN) sebagai koordinator,” jelasnya.

Meski sebagai koordinator, kata dia, namun tidak semua hal terkait stunting ditangani BKKBN. Pihaknya lebih pada urusan advokasi, pendampingan dan pendataan keluarga.

“Advokasi kita lebih menyasar ke keluarga yang punya risiko, calon pengantin, remaja perempuan, dan ibu hamil supaya janinnya sehat,” urainya.

Suasana Sosialisasi, Advokasi dan KIE (Komunikasi Informasi Edukasi) Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Labuan Bajo. (kitaindonesia/san edison)

Mahyuzar pun mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk mendukung pendataan yang sedang dilakukan oleh BKKBN. Pendataan ini diakuinya mirip sensus penduduk.

“Pendataan keluarga ini semacam sensus. Tujuannya supaya kita punya data keluarga. Karena itu partisipasi kita semua sangat penting supaya masuk semua keluarga terdata,” ajak Mahyuzar.

Selain Sosialisasi, Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja, BKKBN bersama Komisi IX DPR RI juga menyerahkan paket sembako dan merchandise untuk 100 keluarga di Manggarai Barat.

Penyerahan paket sembako dan merchandise ini dilakukan secara simbolis oleh Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene, di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat. (KI-01)

Check Also

Angka Kematian Covid-19 Meningkat di 5 Provinsi, Termasuk NTT

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat grafik angka kematian Covid-19 meningkat pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *