Home / Figur / Bergabung di Law Firm Togar Situmorang, Wempy Sawabi: Menjadi Advokat Sebagai Panggilan Jiwa
Wempy Mahya Sawabi. (istimewa)

Bergabung di Law Firm Togar Situmorang, Wempy Sawabi: Menjadi Advokat Sebagai Panggilan Jiwa

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Wempy Mahya Sawabi merupakan salah satu advokat muda di Law Firm Togar Situmorang. Anak muda kelahiran Kediri, Jawa Timur ini merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Jember.

Setelah menyelesaikan studi, Wempy Sawabi memilih berkarir di Pulau Dewata. Padahal sebelumnya, ia berkeinginan kuat menjadi hakim atau jaksa.

Setelah ditelusuri, Wempy Sawabi akhirnya berbelok arah setelah mendapat wejangan dari advokat senior Togar Situmorang, SH, MH, MAP. Ia lalu dengan penuh kepercayaan diri datang ke Pulau Dewata.

“Bapak Togar Situmorang saya anggap sebagai guru saya, mentor saya, senior saya, bahkan orang tua saya di Pulau Bali ini. Dan untuk pertama kalinya saya menginjakkan tanah Bali, aura taksu Bali sudah terasa. Dengan penuh harapan, semoga saya bisa sukses di Pulau Bali ini,” tutur Wempy Sawabi, di Denpasar, Rabu (23/6/2020).

“Setelah mendapat wejangan dari Bapak Togar Situmorang, saya langsung memilih untuk bergabung di Law Firm Togar Situmorang yang beralamat di Jalan Tukad Citarum Nomor 5A Renon, Kota Denpasar dan Jalan Gatot Subroto Timur Nomor 22 Kota Denpasar. Di sini saya merasakan ada keluarga baru. Dan yang saya suka di Law Firm Togar Situmorang, rekan-rekan di sini sangat profesional serta senantiasa mengajari saya di kala ada salah,” imbuhnya.

Wempy Sawabi menambahkan, dirinya tertarik untuk menekuni dunia hukum karena menyadari bahwa lawyer bisa menjadi investasi profesi di masa mendatang. Selain itu, ia juga menilai profesi sebagai lawyer merupakan panggilan jiwanya ketika menghadapi berbagai persoalan yang timbul di tengah masyarakat yang lebih banyak terjadi karena ketidaktahuan mereka terhadap produk-produk hukum.

Akibatnya, banyak di antara mereka yang dipermainkan oleh oknum-oknum tertentu dengan menggunakan dasar-dasar hukum demi mendapatkan keuntungan pribadi. Wempy Sawabi berharap, ketika nanti dirinya sah sebagai seorang advokat maka bisa menjadi orang yang membantu sesama terutama jika berkaitan dengan sengketa hukum.

“Untuk menjadi advokat tidak ada ruginya ini sebagai panggilan jiwa, advokat sebagai profesi yang terhormat. Itu butuh pengorbanan dan komitmen besar. Untuk menjadi advokat butuh keinginan yang kuat dari diri sendiri. Dan semoga saya bisa memberikan kontribusi yang optimal untuk Law Firm Togar Situmorang,” pungkas Wempy Sawabi. (KI-01)

Check Also

Enam Napi Rutan Negara Dipindahkan ke Lapas Karangasem

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Sebanyak enam narapidana (Napi) kasus pidana umum di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *