Home / Nusantara / Begini Cara Yayasan Handaru Kasih Bali Cegah Penyalahgunaan NAPZA di Kalangan Generasi Muda
Salah satu kegiatan Yayasan Handaru Kasih Bali. (istimewa)

Begini Cara Yayasan Handaru Kasih Bali Cegah Penyalahgunaan NAPZA di Kalangan Generasi Muda

KitaIndonesia.Com – Yayasan Handaru Kasih Bali memiliki cara tersendiri untuk mencegah kasus penyalahgunaan narkoba yang semakin mengkhawatirkan.

Salah satunya, organisasi nirlaba yang bernaung di bawah Kementerian Sosial RI sebagai penerima wajib lapor bagi korban penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya) ini tanpa henti melakukan sosialisasi, seperti melalui pemasangan spanduk.

“Harus diakui, penyalahgunaan narkoba lebih banyak menyasar generasi muda,” kata Ketua Harian Yayasan Handaru Kasih Bali, Dudi Rohadi, di Denpasar, Selasa 22 Februari 2022.

Ia mengatakan, peredaran dan penyalahgunaan narkoba khususnya di wilayah Bali saat ini telah berada pada tahap yang sangat mengkawatirkan.

“Selain peredarannya yang terindikasi sangat masif, penggunaannya juga terindikasi semakin marak di kalangan masyarakat dengan menyasar kelompok atau usia produktif,” tandasnya.

Mencermati kondisi ini, Yayasan Handaru Kasih Bali terus berkomitmen dan menunjukkan rasa peduli terhadap dampak dari penyalahgunaan NAPZA, dengan melaksanakan sejumlah kegiatan.

Yayasan berbasis komunitas ini memang didirikan sebagai respons atas kekhawatiran semakin meningkatnya masalah-masalah terkait adiksi dan NAPZA yang menyebar di Indonesia serta minimnya sarana pemulihan.

Di samping itu, Yayasan Handaru Kasih Bali juga hadir untuk membantu mengatasi aspek-aspek yang terkait dengan permasalahan NAPZA seperti seks, HIV/ AIDS, hepatitis, ekonomi, hingga kriminal.

“Kami telah melaksanakan kegiatan penyuluhan berupa pemasangan spanduk pada tempat atau lokasi tertentu yang dianggap strategis untuk mengedukasi, berupa penyampaian pesan-pesan terkait penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat khususnya generasi milenial,” papar Dudi Rohadi.

Ke depan, ia berharap bisa terjalin sinergitas antara Yayasan Handaru Kasih dengan Polda Bali maupun instansi terkait lainnya, untuk bersama-sama melaksanakan sosialisasi terkait dengan bahaya narkoba.

“Namun sebelum dilakukan sosialisasi perlu pemahaman terlebih dahulu, apa yang dimaksud dengan narkoba, dampak-dampaknya, baru disosialisasikan,” pungkas Dudi Rohadi. (KI-01)

Check Also

Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu, Demokrat Siap Bersinergi dengan Polda Bali

KitaIndonesia.Com – DPD Partai Demokrat Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *