Home / Politik / Bawaslu Bali Launching SKPP Daring
Keterangan: Bawaslu Bali Launching SKPP Daring, Sabtu (2/5/2020) siang. (Istimewa)

Bawaslu Bali Launching SKPP Daring

Denpasar (KitaIndonesia.Com)– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali tetap menyiapkan Pilkada 2020 di tengah pandemi coronavirus disease alias Covid-19. Sabtu, (2/5) siang, Bawaslu Bali menggelar Launching Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Daring (online). Ketua Bawaslu Bali, Ketut Ariyani berinteraksi dengan 53 peserta yang berasal dari 8 kabupaten/kota di Bali, minus Kabupaten Bangli.

“Mereka berasal dari berbagai kalangan terutama dari kelompok milenial. Para peserta yang dikukuhkan tersebut mengikuti kegiatan dari rumah masing-masing,” ucap Ariani didampingi komisioner Bawaslu Bali lain, yakni I Wayan Wirka, I Ketut Rudia, serta Kasek Bawaslu Bali IB Putu Adinatha. Satu komisioner lain, yakni I Wayan Widyardana Putra mengikuti secara daring dari Karangasem.

Kabag TP3 Bawaslu Bali, Ni Luh Putu Supri Cahyani dalam laporanya menjelaskan kegiatan SKPP Daring dilaksanakan selama tiga bulan, yakni April sampai dengan Juni 2020. Kegiatan dimulai dari tahapan pendaftaran calon peserta, seleksi peserta, pembukaan kegiatan, pemberian materi melalui audio visual, web diskusi dan ujian peserta. Ditambahkan, di awal, jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 54. Setelah melalui proses verifikasi, akhirnya 1 orang dinyatakan tidak memenuhi syarat, dan 53 peserta ditetapkan sebagai peserta SKPP Daring.

Setelah dikukuhkan, peserta SKPP Daring ini selanjutnya akan mengikuti pembelajaran secara daring dengan materi berbagai ilmu soal kepemiluan dari komisioner Bawaslu RI, komisioner Bawaslu Bali, dan Pokja Esternal SKPP Daring. Anggota Bawaslu RI yang memberikan sambutan secara secara daring Muhammad Afiffudin mengatakan tujuan SKPP Daring ini adalah untuk membentuk kadek-kader pengawasan partisipatif dalam setiap agenda-agenda demokrasi.

“SKPP adalah bagian dari sebuah upaya pengawas dalam wadah SKPP. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring karena dampak dari wabah covid-19, yang tidak memungkinkan dilakukan secara langsung di kelas,” papar Afiffudin. Ditambahkan, dengan adanya SKPP ini, akan lebih banyak muncul aktor-aktor pengawas partisipatif menjadi mata dan telinga bagi Bawaslu dalam melakukan pengawasan.

Ketua Bawaslu Bali Ketut Ariani meminta kepada peserta SKPP daring agar mengikuti pembelajaran daring dengan serius sampai tuntas. “Kami ucapkan selamat. Anda terpilih sebagai bagian dari SKPP daring ini. Saya berharap Anda mengikuti sampai tuntas sehingga tahu seluk beluk kepemiluan itu seperti apa. Tentu yang terpenting lagi adalah nantinya Anda bisa berkontribusi dalam mengawal proses demokrasi di Bali secara partisipatif maupun ikut secara langsung menjadi bagian dalam struktur organisasi Bawaslu sebagai pengawas,” harap satu-satunya anggota Bawaslu Bali dari unsur perempuan ini. Usai pembukaan, ditayangkan juga testimoni dari perwakilan peserta SKPP mengenai motivasi ikut menjadi peserta SKPP.

Check Also

Resmi Berlabuh di Partai Golkar, Nyoman Tirtawan: Kembali ke Kawitan

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Nyoman Tirtawan akhirnya memilih berlabuh ke Partai Golkar, setelah dipecat oleh Partai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *