Home / Nusantara / Ashram Gandhi Puri Kena Imbas Corona, Togar Situmorang Peduli Hingga Angkat Satu Anak Asuh
Advokat senior Togar Situmorang, SH, MH, MAP, didampingi advokat muda Muchammad Arya Wijaya, SH, bersama Ida Rsi Putra Manuaba dan anak-anak Ashram Gandhi Puri Sevagram. (istimewa)

Ashram Gandhi Puri Kena Imbas Corona, Togar Situmorang Peduli Hingga Angkat Satu Anak Asuh

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Virus corona jenis baru atau Covid-19 benar-benar telah menjadi ancaman serius dunia saat ini. Selain merenggut banyak korban jiwa, virus mematikan ini telah melumpuhkan sektor ekonomi.

Sektor pariwisata yang paling terguncang akibat wabah ini. Pasalnya, wisatawan menjadi sepi, kamar-kamar hotel tanpa penghuni, restoran tanpa pengunjung, pekerja pariwisata dirumahkan hingga jadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Sektor pendukung pariwisata, jangan ditanya lagi. Semuanya “sesak napas”.

Kondisi ini ternyata berimbas pada sektor lainnya. Sebut saja, kebiasaan hotel – hotel menyisihkan dana untuk kegiatan sosial, semuanya dihentikan. Begitu pula para pelaku usaha pariwisata yang tak jarang berbagi, berubah menjadi sangat hati-hati dalam mengeluarkan anggaran untuk sekadar melanjutkan kebiasaan berbagi kasih.

Situasi tersebut tentu berimbas bagi komunitas atau lembaga sosial yang selama ini mengharapkan bantuan hotel – hotel atau para pengusaha. Ini pula yang dialami Ashram Gandhi Puri Sevagram, di Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Sebagai dampak wabah virus corona, Ashram yang didirikan oleh Indra Udayana yang kini telah mabhiseka sebagai sulinggih dan berganti nama menjadi Ida Rsi Putra Manuaba itu tak lagi mendapat bantuan seperti biasanya.

Di tengah situasi genting ini, karya besar Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa, justru hadir. Adalah advokat senior Togar Situmorang, SH, MH, MAP, yang mendengar kabar tentang kondisi memprihatinkan ini, langsung mendatangi mendatangi Ashram Gandhi Puri Sevagram, Minggu (22/3/2020).

Togar Situmorang yang didampingi advokat muda dari Law Firm Togar Situmorang & Associates, Muchammad Arya Wijaya, SH, diterima langsung oleh Ida Rsi Putra Manuaba bersama anak-anak yang ada di Ashram Gandhi Puri Sevagram.

Advokat senior Togar Situmorang, SH, MH, MAP bersama pendiri Ashram Gandhi Puri Sevagram, Ida Rsi Putra Manuaba. (istimewa)

Selain untuk bersilahturahmi, Togar Situmorang pada kesempatan tersebut menyerahkan bantuan berupa sembako berisi 150 kilogram beras, minyak goreng, lima dus mie instan, dan telur. Ia juga menyerahkan tali kasih berupa dana Rp 1 juta kepada Ashram Gandhi Puri Sevagram. Bahkan, tiap bulan selama ancaman wabah Covid-19  masih berlangsung, Togar Situmorang akan membantu kebutuhan sembako di Ashram berupa 150 kilogram beras, minyak goreng, lima dus mie instan, dan telur.

“Kami ingin berbagi dan peduli di tengah perjuangan kita semua melawan corona. Dan kami lihat anak-anak di Ashram ini punya semangat tinggi mencapai cita-cita dan melanjutkan pendidikan tinggi. Jadi, kami ingin tetap membantu dan memotivasi mereka,” tutur Togar Situmorang, yang dijuluki Panglima Hukum ini.

Kepedulian Togar Situmorang ini, tentu jauh dari kepentingan apalagi untuk mencari panggung. Ia melakukannya dengan tulus, seperti biasa dilakukannya terhadap anak-anak yatim – piatu selama ini. Advokat yang juga pengamat kebijakan publik ini memang dikenal sangat rendah hati dan dermawan. Perjuangan hidup yang tidak mudah, membuat Togar Situmorang sering membantu sesama, karena pernah merasakan pahit-getirnya saat tidak punya apa-apa.

Itu pula sebabnya, dengan jiwa sosial yang tinggi, sedikit saja mendengar orang kesusahan dan perlu bantuan, Togar Situmorang dengan hati yang tulus ikhlas segera bergerak dan memberikan bantuan. Tidak berlebihan jika salah satu kegemarannya adalah beramal.

“Dengan beramal, berarti kita bukan hanya menyelamatkan orang lain tapi juga menyelamatkan diri sendiri,” kata Togar Situmorang, yang menerima penghargaan Indonesia Most Leading Award 2019 dan terpilih sebagai The Most Leading Lawyer In Satisfactory Performance Of The Year ini.

“Tuhan ingin kita tetap memelihara kasih itu kepada sesama di tengah pencobaan dunia semakin kencang menerpa. Jika kita tetap mengasihi sesama seperti Tuhan Yesus telah mengasihi kita, maka niscaya kita tidak terombang-ambing dalam gelombang kehidupan yang ada,” imbuh advokat yang juga Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Pengkot POSSI) Kota Denpasar itu.

Menurut dia, dalam banyak kesempatan dirinya diajarkan untuk saling mengasihi, tidak hanya lewat pelajaran di sekolah, namun juga lewat firman Tuhan yang dibaca sehari-hari.

“Mungkin ada di antara kita yang bosan terhadap nasehat tersebut. Namun tentu Tuhan punya maksud lain atas nasehat yang selalu diulang tersebut. Jika kita mengenal nasehat tentang mengasihi sesamamu, mengasihi musuhmu atau jika ditampar pipi kirimu berikanlah pipi kananmu, maka hari ini kita akan diingatkan tentang mengasihi yang lain,” tutur Togar Situmorang, yang juga Ketua Hukum RS dr Moedjito Dwidjosiswojo Jombang, Jawa Timur.

Angkat Anak Asuh

Karena kasih itu pula, Togar Situmorang tak sekadar memberikan bantuan di Ashram Gandhi Puri Sevagram. Lebih dari itu, advokat yang masuk daftar 100 Advokat Hebat versi Majalah Property&Bank 2019 itu juga mengangkat salah satu warga Ashram untuk menjadi anak asuhnya. Adalah Ni Ketut Suci, perempuan asal Desa Ababi, Karangasem, Bali, yang menghuni Ashram Gandhi Puri Sevagram dan saat ini sedang menempuh pendidikan S-1 Keperawatan di STIKES Panca Atmajaya, Denpasar, yang dipilih Togar Situmorang menjadi anak asuhnya.

Advokat senior Togar Situmorang, SH, MH, MAP, bersama Ni Ketut Suci. (istimewa)

Ni Ketut Suci pun tak bisa menyembunyikan kebagiaannya mengetahui hal ini. Ia yang segera akan menyelesaikan kuliahnya, ternyata harus mengikuti proses profesi setahun lagi, dan ini memang cukup membebani karena terbentur biaya. Namun beban itu mendadak hilang, ketika ada “malaikat penolong” yang mengangkatnya menjadi anak asuh hingga membiayai kuliahnya sampai lulus.

“Saya sangat senang. Semoga saya bisa menyelesaikan pendidikan dengan hasil yang membanggakan,” kata Ni Ketut Suci, yang sudah 4 tahun bergabung di Ashram Gandhi Puri Sevagram.

Sementara itu, menurut Togar Situmorang, niatnya menjadi orang tua asuh karena semata-mata keterpanggilan hati nurani untuk membantu Ni Ketut Suci menyelesaikan pendidikan dan meraih cita-citanya menjadi tenaga kesehatan.

“Kalian harus percaya bahwa Tuhan itu maha baik. Percayalah dengan keajaiban Tuhan. Karenanya, jangan berhenti berdoa dan bersyukur, karena apapun rencana kalian iringilah dengan doa yang tulus. Tuhan pasti membantu,” pesan advokat yang masuk daftar Indonesia 50 Best Lawyer Award 2019 ini.

“Kalau kita percaya itu, maka cita-cita kita untuk meraih sukses akan tercapai. Sebaliknya kalau tidak percaya, minder duluan atau putus asa, maka akan mengganggu niat kita meraih sukses di masa depan,” imbuh Founder dan CEO Law Firm Togar Situmorang yang beralamat di Jalan Tukad Citarum Nomor 5A Renon, Denpasar (Kantor Pusat), Jalan Gatot Subroto Timur Nomor 22 Kesiman, Denpasar (Kantor Cabang Pertama di Bali), dan Gedung Piccadilly Jalan Kemang Selatan Raya Nomor 99, Room 1003-1004, Jakarta Selatan (Kantor Cabang di Jakarta) ini.

Sementara itu, kehadiran serta uluran kasih Togar Situmorang pada kesempatan tersebut sangat membantu pengelola Ashram Gandhi Puri. Sebab, menurut Ida Rsi Putra Manuaba, sejak kasus virus corona merebak dan pemerintah mengeluarkan kebijakan mengatasi virus corona, sejumlah donatur yang biasanya datang memberi bantuan, menjadi berkurang.

“Atas nama Ashram, saya sangat berterima kasih atas kepedulian abang Togar. Semoga Tuhan selalu memberkati. Semoga juga Law Firm yang akan dibuka di Jakarta dapat membantu lebih banyak masyarakat,” kata Ida Rsi Putra Manuaba.

Saat ini, ada 28 orang di Ashram Gandhi Puri Sevagram, Klungkung. Mereka terdiri dari 15 orang putri dan 13 putra. (KI4)

Check Also

Banjir Rendam 533 Unit Rumah di Nunukan

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, sebanyak 533 unit rumah di Kabupaten …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *