Home / Politik / Andre Garu Ikut Penjaringan, Hanura: Kita Tidak Prioritaskan Kader

Andre Garu Ikut Penjaringan, Hanura: Kita Tidak Prioritaskan Kader

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Manggarai Barat menutup secara resmi pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung pada Pilkada Manggarai Barat 2020 mendatang. Ada 13 tokoh yang mendaftar, sejak proses penjaringan dibuka tanggal 21 Oktober 2019 lalu.

Dari 13 tokoh tersebut, enam orang mendaftar sebagai pasangan calon, masing-masing Mateus Hamsi dan Tobias Wanus, Agustinus Tereng dan Fidelis Sukur, serta Edistasius Endi dan Yulianus Weng.

Sisanya adalah Maria Geong, Muhamad Achyar, Fransisco AD Djemalu dan Andre Garu yang masing-masing mendaftar sebagai bakal calon bupati tanpa pendamping serta Abdul Azis, Bernadus Barat Daya dan Paskalis Baut mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati tanpa pendamping.

Dari 13 nama ini, Andre Garu tercatat sebagai petinggi Partai Hanura. Maklum, mantan anggota DPD RI Perwakilan NTT itu duduk sebagai Ketua DPP Partai Hanura.

Meski ada Andre Garu, bukan berarti bahwa peluang ke-12 tokoh lainnya yang mendaftar menjadi tertutup. Pasalnya, baik Partai Hanura maupun Andre Garu, memberikan kesempatan yang luas kepada masyarakat untuk mengikuti proses penjaringan di partai ini.

“Jangan karena saya kader Partai Hanura, lalu yang lain merasa peluangnya kecil. Kita terbuka bagi siapa saja. Kita akan mengusung figur yang memang layak,” ujar Andre Garu, belum lama ini.

Hal senada dilontarkan Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati DPC Partai Hanura Kabupaten Manggarai Barat, Emerensianus Robensen Nomer, di Labuan Bajo, Jumat (1/11/2019).

Ia memastikan bahwa Partai Hanura tidak mempriortaskan kader untuk diusung pada Pilkada Serentak 2020 mendatang. Figur yang memiliki elektabilitas paling tinggi berdasarkan hasil survei, akan menjadi prioritas Partai Hanura untuk direkomendasikan.

“Yang jelas, kita tidak prioritaskan kader. Hanura terbuka untuk umum dan akan mencari figur yang memiliki elektabilitas tinggi berdasarkan hasil survei,” tandasnya.

Menurut Sekretaris DPC Partai Hanura Kabupaten Manggarai Barat ini, pihaknya akan mencari figur terbaik karena tak mau mengulang kegagalan dalam tiga Pilkada Manggarai Barat terdahulu.

“Kita bertekad, yang kita dukung kali ini harus menang. Belajar dari Pilkada sebelumnya yaitu Pilkada 2010 dan 2015, kita kalah. Lebih parah yang tahun 2015, partai kita gantung. Untuk itu, kita belajar dari pengalaman dua Pilkada sebelumnya,” pungkas Nomer. (KI21)

Check Also

Politician Academy Sukses Gelar Diskusi Publik di Empat Kota di Flores

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Lembaga Konsultan Politik Politician Academy menggelar diskusi publik di empat kota …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *