Home / Hukum / AMP Sebut Hukum di Indonesia Rasis, PGN: Mereka Harus Ditindak karena Melecehkan Bangsa

AMP Sebut Hukum di Indonesia Rasis, PGN: Mereka Harus Ditindak karena Melecehkan Bangsa

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Dewan Pimpinan Wilayah Patriot Garuda Nusantara (PGN) Bali menyoroti aktivitas Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di Bali yang dikabarkan akan menggelar aksi dalam beberapa hari kedepan.

“Kami terima selebaran yang isinya AMP akan menggelar aksi pada hari Senin (31/5/2021) besok lusa,” ucap Panglima Komando PGN Wilayah Bali Gus Yadi, Sabtu (29/5/2021) di Denpasar.

Dalam selebaran surat tersebut kata Gus Yadi, terdapat kalimat-kalimat provokatif yang isinya menyudutkan aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian.

Di mana Aliansi Mahasiswa Papua menuding jika dalam proses penegakan hukum, aparat kepolisian cenderung bersikap rasis.

“Ini tentunya kalau menurut kami, apa yang dilakukan AMP sudah melecehkan bangsa kita. Negara Indonesia dikatakan sebagai bangsa penjajah, bangsa kolonial dan penegakkan hukum di Indonesia rasis,” tuturnya.

Dengan adanya itu, Gus Yadi dan Ketua PGN Bali Daniar Trisasongko meyakini bahwa apa yang dilakukan AMP bukan merupakan gerakan murni mahasiswa.

Ia lantas meminta pemerintah di Bali termasuk aparat keamanan untuk mengambil tindakan tegas terhadap upaya-upaya yang telah merongrong kewibawaan bangsa.

“Kami akan melindungi mahasiswa Papua dari propaganda dan provokasi adu domba. Kami akan mendukung mahasiswa Papua fokus belajar daripada mengikuti gerakan AMP,” tuturnya.

Terkait aksi AMP yang rencananya akan digelar di depan Mapolda Bali ini, PGN Wilayah Bali mengeluarkan beberapa pernyataan sikap.

Pertama sebagai masyarakat pihaknya menolak gerakan pendukung separatis teroris Papua, mendukung keputusan “OPM sebagai teroris”, akan melakukan perlawanan terhadap kelompok pendukung separatis yang meresahkan masyarakat.

“Aabila aparat tidak bisa mengatasi gerakan propaganda AMP dan FRI-WP, maka kami atas nama masyarakat akan turun untuk mengatasi gerakan-gerakan tersebut,” tegasnya. (rls)

Check Also

Klien Togar Situmorang Perjuangkan Keadilan Restoratif, Polsek Kuta Utara Malah Abaikan Peraturan Kapolri?

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Penegakan hukum di negeri masih jauh dari harapan. Pasalnya, tak jarang instrumen …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *