Home / Peristiwa / Nasional / 94 Perempuan dan 26 Anak di Indonesia Positif Covid-19
Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga. (istimewa)

94 Perempuan dan 26 Anak di Indonesia Positif Covid-19

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga menyebut, ada 94 perempuan dan 26 anak di Indonesia yang dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat. Mereka tersebar 21 provinsi dari total 34 provinsi terpapar virus corona.

“Kementerian didukung Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak di daerah telah berhasil mengumpulkan dan mengolah data terpilah menurut jenis kelamin dan usia,” jelas Bintang Puspayoga, dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (22/4/2020).

Khusus yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), menurut Bintang Puspayoga, ada 4.254 perempuann dan 991 anak. Sedangkan yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 14.755 perempuan dan 6.744 anak. Data terpilah tersebut didapat dari 21 provinsi dari total 28 provinsi yang telah mengikuti Gerakan #Berjarak (Bersama Jaga Keluarga Kita).

“Sebanyak 27 perempuan dan sembilan anak positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh serta 41 perempuan dan enam anak meninggal akibat Covid-19,” ucapnya.

Bintang Puspayoga berharap, pemerintah daerah lainnya melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di daerah. Ini penting agar semakin banyak data terpilah berdasarkan jenis kelamin dan usia yang didapatkan.

Menurut Bintang, strategi dan pendekatan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada fase darurat pandemi Covid-19 dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi dalam koordinasi dengan kementerian/ lembaga terkait dan dinas di seluruh Indonesia melalui Gerakan #Berjarak.

“Fokus target intervensi diutamakan pada dua upaya utama, meliputi pencegahan dan penanganan,” tandas perempuan asal Pulau Dewata itu.

Fokus intervensi Gerakan #Berjarak adalah kelompok yang rentan terdampak Covid-19 yaitu anak, perempuan, lanjut usia, dan penyandang disabilitas. (KI15)

Check Also

Rakernas PERADI Sukses, Togar Situmorang Kembali Suarakan Dukungan untuk ‘Single Bar’

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) pimpinan Prof Otto Hasibuan, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *