Home / Kesehatan / 7 Dokter Reaktif, RSD Aeramo Nagekeo Tutup Pelayanan Kandungan dan Anak

7 Dokter Reaktif, RSD Aeramo Nagekeo Tutup Pelayanan Kandungan dan Anak

Nagekeo (KitaIndonesia.Com) – Sebanyak 7 orang dokter di Rumah Sakit Daerah Aeramo, Kota Mbay, kabupaten Nagekeo, NTT, reaktif rapid test. Selain para dokter, kurang lebih 6 orang tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut juga reaktif rapid test.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, 7 orang dokter tersebut, dokter kandungan 2 orang, dokter spesialis anak 1 orang, dokter spesialis gigi dan mulut 1 orang, dokter spesialis anestesi 1 orang, dokter umum 2 orang, sedangkan petugas kesehatan perawat 4 orang dan bidan 1 orang serta rekam medic 1 orang.

“ Dokter spesialis penyakit dalam non reaktif, tetapi tetap diambil swabnya untuk memastikan karena beliau (dokter spesialis penyaki dalam) memberikan pelayanan ke masyrakat luas,” kata direktur Rumah Sakit Daerah Aeramo, Reny Wahyuningsih, Kamis (28/5/2020).

Menurut Reny Wahyuningsih, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pelayanan rumah sakit masih tetap berjalan namun ada penutupan pada pelayanan sepesialis kandungan dan anak.  “Pelayanan tetap berjalan di IGD, Rawat Inap, Laboratorium, Radiology, Poli Umum, kecuali pelayanan spesialis kandungan dan anak”, katanya.

Selain itu, menjawab pertanyaan soal kemungkinan untuk dilakukan swab seluruh petugas kesehatan di rumah sakit, baik yang reaktif rapid test serta yang non reaktif rapid test, Reny menyatakan karena alat swab di rumah sakit terbatas maka pihaknya masih berkonsultasi dan mempertimbangkan langkah apa yang harus dilakukannya.

“ Ada yang berpendapat, non reaktif tidak perlu swab, sementara yang non reaktif ada peluang swabnya positif. Menurut saya, kalau mengacu pada pedoman bila kita punya PCR maka diarahkan ke swab, bila tidak ada alat swab maka di-rapid. Berhubung sudah ada PCR di Kupang maka menurut saya lebih pasti lagi di-swab, “ pungkasnya. (KI8)

Check Also

Percepat Herd Immunity, Bali Mengaji Gelar Vaksinasi Massal

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Vaksinasi Covid-19 untuk percepatan herd immunity tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, namun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *