Home / Hukum / 4 Pelaku Rampok Rumah Warga Asing Terancam 7 Tahun Penjara

4 Pelaku Rampok Rumah Warga Asing Terancam 7 Tahun Penjara

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Empat orang pria, Tedy Nopriyanto alias Andri (39), Hartoyo alias Toyo (29), Delly Wijaya alias Delly (28) dan Ardimansyah alias Ardiman (40) diseret ke pengadilan karena merampok rumah kos yang dihuni warga asing.

Dalam kasus ini, keempat terdakwa terancam pidana penjara selama 7 tahun.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Kadek Wahyudi Ardika menjerat keempat terdakwa dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4, ke-5 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

“Terdakwa mengambil barang dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum yang dilakukan dua orang atau lebih secara bersama-sama,” kata jaksa dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan, Rabu (15/4/2020) di Pengadilan Negeri Denpasar.

Dalam dakwaan diuraikan, sebelum beraksi para terdakwa berkumpul di tempat kosnya di Jalan Benesari Kuta, Badung untuk merencanakan aksinya, Senin (27/1/2020) sekitar pukul 08.00 WITA.

Setelah itu, dengan mengendarai dua sepeda motor sewa, keempat terdakwa berboncengan menuju Sanur, Denpasar Selatan guna mencari sasaran.

Tiba di Jalan Penyaringan nomor 3B gang Telabah Mentari, Sanur, para terdakwa berhenti di depan rumah kos Griya Asri. Setelah memastikan situasi dalam keadaan sepi, terdakwa Toyo dan Delly turun dari sepeda motor.

Sementara terdakwa Andri dan Ardiman menunggu di luar rumah kos sembari mengamati situasi.

Toyo dan Delly lalu mencongkel pintu kamar dan masuk ke kamar kos yang ditempati saksi korban, Jhosua Jacometti dan Corneliske Josephine De Ruiter.

Kedua terdakwa kemudian mengambil barang-barang berharga seperti barang elektronik, perhiasan dan uang pecahan dollar Amerika dan uang rupiah milik korban.

“Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp54 juta,” jelas jaksa.

Usai melakukan aksinya, para terdakwa kembali ke kosnya di Benesari, Kuta dan membagi hasil curian. Rencananya, barang hasil kejahatan hendak dijual.

Apes, belum sempat menjual barang curian, dua hari kemudian, keempat terdakwa ditangkap di tempat kosnya oleh petugas kepolisian dari Polsek Denpasar Selatan, Rabu (29/1/2020). (KI5)

Check Also

Kriminalisasi Advokat, DPN Peradi Sikapi Serius Aduan Togar Situmorang

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) menggelar rapat secara tertutup …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *